Warta

Pondok Denanyar Agendakan Dialog Pesantren se Jawa Timur

Senin, 1 Juni 2009 | 09:01 WIB

Jombang, NU Online
Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, mengagendakan menggelar Dialog Pondok Pesantren se Jawa Timur pada Sabtu (20/6) mendatang. Dialog tersebut mengambil tema tentang Sertifikasi dan Kualifikasi Guru Madrasah Diniyah dan Dialog tentang Penetrasi  Faham di luar Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Peneliti tentang Islam Radikal akan diundang, juga KH Abdul Aziz Masyhuri dan  KH Muhyiddin Abdusshomad, yang keduanya dikenal sebagai penulis dan pakar Aswaja.<>

Dalam acara yang mengundang sekitar dua ratus pesantren tersebut rencananya akan dibuka oleh Wakil Gubernur Jatim, H. Syaifullah Yusuf dan juga Kakanwil Depag Jatim, KH. Imam Haramain Asy’ari.

Menurut, H Ahmad Athaillah, Ketua Panitia, dialog ini dapat diharapkan menjadi media komunikasi para guru pesantren yang selama ini belum maksimal diperhatikan nasibnya oleh pemerintah

“Yang kita undang adalah pengelola madrasah diniyah dan pesantren  yang masih kurang mendapatkan perhatian dan minim akses, ini adalah sebentuk komunikasi bersama untuk  pemberdayaan dan kesejahteraan guru diniyah” ujar Bendahara IPNU Jawa Timur ini, kepada NU Online di Jombang, Ahad (31/5).

Sementara itu, dialog yang kedua adalah  tentang penetrasi Islam di luar Ahlussunah.Dialog ini  dirasa perlu dan mendesak dengan melibatkan guru madrasah diniyah pesantren maupun non pesantren, karena guru – guru tersebut selama ini menjadi ujung tombak benteng pertahanan ajaran Aswaja.

“Mereka adalah ujung tombak penguatan dan pertahanan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah yang berkaitan  langsung dengan masyarakat di bawah”

“Banyak mushola dan masjid yang direbut faham di luar ahlussunnah, akan habis kalau kita tidak mengayomi guru- guru diniyah tersebut ,”  ujar KH. Abdus Salam Shohib, Ketua Majelis Pengasuh Pesantren Mamba’ul Ma’arif. (yus)


Terkait