Warta

Syeikh Al-Azhar Kutuk Serangan Bom di Depan Kampus

Senin, 23 Februari 2009 | 03:01 WIB

Kairo, NU Online
Ulama besar Al-Azhar Prof Dr Mohammed Sayyid Thantawi dalam pernyataannya mengecam serangan bom di depan Masjid Husein. Kabar terbaru menyebutkan sedikitnya 4 orang tewas dalam serangan ini dan 19 luka-luka yang sebagian besar berkewarganegaraan Perancis dan Jerman.

"Pelaku pembom tersebut pengecut dan tidak menghargai makna jiwa manusia," ujar Syeikh Thantawi di Kairo, Senin (23/2).<>

Serangan bom ini terjadi Ahad (22/2) pukul 18.30 waktu setempat. Saat itu masyarakat sekitar Husein telah usai menunaikan Shalat Magrib di Masjid Sayyidina Husein, depan kampus Al-Azhar.

Tiba-tiba terdengar bunyi ledakan granat yang dilemparkan dari atas gedung Khan Khalili Hotel yang di bawahnya terdapat beberapa kafe yang sedang menjamu para turis asing, domestik dan Arab.

Tim penyidik belum memastikan sebab-sebab dan modus operandi aksi peledakan granat tangan yang dilemparkan di kawasan wisata segitiga emas, tempat para pelancong menikmati Kota Tua Kairo. Letak tempat wisata ini berada di depan Universitas Al-Azhar.

Serangan serupa pernah terjadi tahun 2005 di tempat yang menjadi tujuan para turis asing maupun masyarakat Mesir ini dan menewaskan tiga orang asing.

Kontributor NU Online Aan Zainul Anwar melaporkan, atas kejadian itu Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) seketika memberikan edaran kepada para mahasiswa Indonesia untuk membawa paspor bervisa atau kartu pelajar.

Mahasiswa Indonesia juga diharapkan untuk sementara waktu tidak berkunjung ke komplek masjid Al-Azhar di luar jam aktif kuliah, kecuali jika suasana sudah dalam keadaan redam. (reuters/nam)


Terkait