A'wan PBNU: Peran Pesantren dalam Sejarah Bangsa Sangat Penting
NU Online · Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:00 WIB
Tangerang Selatan, NU Online Banten
A'wan Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Matin Syarkowi peran pesantren dalam sejarah bangsa sangat penting. Pesantren sudah berdiri jauh sebelum Republik Indonesia lahir.
"Saya katakan ini agar para santri punya semangat tinggi untuk belajar,” ujarnya pada Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 Kota Serang di Masjid Agung Ats-Tsauroh, Kota Serang, Banten, Selasa (21/10/2025) malam.
Dalam acara yang diinisiasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Serang itu, Kiai Matin juga menyinggung tayangan televisi yang sempat memojokkan pesantren. Dia meminta para santri tidak tersinggung dan tetap teguh menjaga martabat lembaga pendidikan Islam.
"Jangan takut. Mereka yang menganggap pesantren tak punya peran itu orang-orang yang tidak paham sejarah," katanya.
Para kiai dan santri, lanjutnya, adalah pejuang sejati kemerdekaan. Pelopornya para pimpinan pesantren salafiyah. Pesantren salafiyah adalah lembaga pendidikan yang tumbuh bersama penyebaran Islam di Nusantara.
"Para Wali Songo tidak hanya mengajarkan agama, tetapi juga membentuk akhlak dan keharmonisan hidup antarumat beragama. Dari surau-surau kecil itulah lahir pesantren yang mandiri dan berdiri atas swadaya masyarakat,” jelas kiai yang menyerukan agar para santri terus belajar dan berjuang.
Sedangkan Ketua PCNU Kota Serang KH Saifun Nawasi mengapresiasi semangat santri yang hadir. Dia menyebut Peringatan Hari Santri tahun ini terlaksana secara mandiri tanpa bantuan pemerintah. "NU mandiri, kuat, dan bermartabat. Semua biaya dari sumbangan jamaah dan para dermawan,” ujarnya seperti dalam rilis yang diterima NUOB, Jumat (24/10/2025).
Slengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua