Jakarta, NU OnlineĀ
Umat Islam di seluruh dunia merayakan hari raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah pada Rabu (27/5/2026). Di hari tersebut, umat Islam disunnahkan melaksanakan shalat Idul Adha secara berjamaah, baik di masjid, mushala, di tempat terbuka, atau tempat-tempat yang nyaman untuk digunakan mengerjakan shalat Idul Adha.
"Shalat id dilaksanakan dua rakaat secara berjamaah dan terdapat khutbah setelahnya. Namun, bila terlambat datang atau mengalami halangan lain, boleh dilakukan secara sendiri-sendiri (munfarid) di rumah ketimbang tidak sama sekali," tulis Ustadz H Mahbib Khoiron dalam artikelnya berjudul Tata Cara Shalat Idul Adha yang dikutip NU Online pada Selasa (26/5/2025)
Berbeda dengan shalat pada umumnya, shalat Idul Adha tidak didahului dengan azan maupun iqamah. Begitu juga dengan niat dan anjuran takbir juga berbeda.
Shalat Idul Adha dianjurkan dilaksanakan pada awal waktu setelah matahari terbit. Hal ini dimaksudkan agar memberi kesempatan yang luas kepada masyarakat yang hendak berkurban setelah shalat Idul Adha. Sementara batas akhir shalat Idul Adha adalah sebelum waktu Zuhur tiba pada hari yang sama, 10 Dzulhijjah.
Baca Juga
Apakah Shalat Idul Adha Harus di Masjid?
Ustadz Mahbib kemudian membeberkan tata cara shalat Idul Adha dengan mengutip keterangan dari kitab Fashalatan karya Syekh KHR Asnawi, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama asal Kudus.
1. Niat shalat Idul Adha
Niat shalat Idul Adha jika dilafalkan akan berbunyi āUshallĆ® āsunnatan li āĆ®dil adlhĆ¢ rak'tainiā kalau dilaksanakan sendirian. Ditambah āimĆ¢manā jika menjadi imam, dan āmakmĆ»manā jika menjadi makmum.Ā
Ų£ŁŲµŁŁŁŁŁŁ Ų³ŁŁŁŁŲ©Ł ŁŲ¹ŁŁŁŲÆŁ Ų§ŁŁŲ£ŁŲ¶ŁŲŁŁ Ų±ŁŁŁŲ¹ŁŲŖŁŁŁŁŁ (Ł
ŁŲ£ŁŁ
ŁŁŁŁ
ŁŲ§/Ų„ŁŁ
ŁŲ§Ł
ŁŲ§) ŁŁŁŁŁ°ŁŁ ŲŖŁŲ¹ŁŁŁŁŲ§ŁŁŁ
Artinya: āAku berniat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah taāala.ā
2. Takbir
Setelah membaca doa iftitah usai takbiratul ihram, membaca takbir lagi hingga tujuh kali untuk rakaat pertama. Di antara takbir-takbir tersebut dianjurkan membaca:
Ā Ų§ŁŁŁŁ Ų£ŁŁŁŲØŁŲ±Ł ŁŁŲØŁŁŲ±ŁŲ§Ų ŁŁŲ§ŁŁŲŁŁ
ŁŲÆŁ ŁŁŁŁŁ°ŁŁ ŁŁŲ«ŁŁŲ±ŁŲ§Ų ŁŁŲ³ŁŲØŁŲŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŁŁŁ ŲØŁŁŁŲ±ŁŲ©Ł ŁŁŲ£ŁŲµŁŁŁŁŲ§
Artinya: āAllah Mahabesar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Mahasuci Allah, baik waktu pagi dan petang.ā
Atau boleh juga membaca:
Ā Ų³ŁŲØŁŲŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŲŁŁ
ŁŲÆŁ ŁŁŁŁŁ°ŁŁ ŁŁŁŲ§Ł Ų„ŁŁŁŁŁ Ų„ŁŁŲ§ŁŁ Ų§ŁŁŁŁ ŁŁŲ§ŁŁŁŁ Ų£ŁŁŁŲØŁŲ±Ł
Artinya, āMahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar.ā
3. Membaca Surat al-Fatihah dan Surat Al-A'la
Setelah melaksanakan tujuh kali takbir itu, dilanjutkan dengan membaca surat al-Fatihah. Kemudian, dianjurkan membaca Surat al-A'lĆ¢. Berlanjut ke rukuā, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga berdiri lagi seperti shalat biasa.Ā
4. Melanjutkan rakaat kedua
MemasukiĀ rakaat kedua, kembali membaca takbir seraya mengangkat tangan seperti sebelumnya sebanyak lima kali. Di antara takbir-takbir itu, lafalkan kembali bacaan sebagaimana dijelaskan pada poin kedua. Usai membaca Surat al-Fatihah setelah takbir lima kali, pada rakaat kedua ini dianjurkan membaca Surat al-GhĆ¢syiyah. Berlanjut ke rukuā, sujud, dan seterusnya hingga salam.
5. Mendengarkan khutbah
Setelah salam, jamaah tak disarankan buru-buru pulang, melainkanĀ dianjurkanĀ untuk menyimakĀ khutbah IdulĀ AdhaĀ terlebih dahulu hingga selesai. Hal demikian dikecualikan bila shalatĀ IdulĀ AdhaĀ ditunaikanĀ sendirian.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
2
Qadha Puasa Ramadhan di Hari Tarwiyah dan Arafah, Tetap Dapat Pahala Puasa Sunnah?
3
Lafal Niat Puasa Tarwiyah Malam Ini dan Keutamaan Melaksanakannya
4
Sumatra Blackout: Dari Aceh hingga Lampung, Aktivitas Warga Lumpuh
5
NU Care LAZISNU Perkuat Program Ekonomi UMKM di Pringsewu Lampung
6
Alih Fungsi Lahan hingga Konflik Agraria Membayangi 10 Tahun Perjanjian Paris di Pulau Jawa
Terkini
Lihat Semua