26 Kamar dan 3.200 Kitab Milik Santri Ikut Terbakar
NU Online · Jumat, 5 Februari 2010 | 11:15 WIB
Kebakaran hebat yang meludeskan 26 kamar santri dan pengurus di Pondok Pesantren (ponpes) Nurus Salam, Dusun Saba Tambak, Desa Palenga'an Laok, Kecamatan Palenga'an, Pamekasan, sekitar pukul 10.00 pagi tadi, ternyata juga berimbas lenyapnya 3.200 kitab milik para santri di asarama putra.
Menurut KH. Abd. Kuddus Yazid, pemilik ponpes, dari 80 santri putra yang kamarnya telah hangus terbakar, tiap santri juga memiliki 40 kitab berharga.<>
"Tiap kitab ada yang harganya puluhan ribu hingga ratusan ribu Mas. Kalikan saja, kerugiannya berapa," ungkapnya seperti dilansir beritajatim.com.
Mirisnya, saat kebakaran berlangsung, petugas pemadam kebakaran baru tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah satu jam kebakaran. Saat itu, api mulai bisa ditaklukkan warga menggunakan air sumur seadanya. Memang, jarak tempuh dari Pamekasan Kota menuju Desa Palenga'an mencapai 20 km.
Diketahui, api pertama kali muncul dari arah selatan menuju utara. Yakni, dari kamar Blok C5 menuju C4 hingga ke kamar di blok D4. (mad)
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh ‘Turun Gunung’ Jelang Muktamar 1984
2
Rabu-Kamis Matahari di Atas Ka'bah Tepat, Saatnya Pastikan Arah Kiblat secara Akurat
3
Meteor Besar Lintasi Langit Jawa, BRIN Jelaskan Asal Dentuman yang Terdengar
4
Khutbah Jumat: Menjaga Hati dari Iri kepada Nikmat Orang Lain
5
Kasus Santri Dibakar, Keluarga Korban Ungkap Dugaan Upaya Oknum Polisi Tutupi Perkara
6
Menjelang Semifinal Prancis vs Spanyol, Apa Hukum Judi Sepak Bola dalam Islam?
Terkini
Lihat Semua