Mataram, NU Online
Sekitar 40.000 siswa Madrasah Negeri dan Swasta di Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan biaya sendiri untuk Ujian Akhir Sekolah (UAS). "Sementara sekolah negeri Baik Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA) dibiayai pemerintah," kata Humas Kantor Wilayah (Kanwil) Departemen Agama (Depag) NTB Drs H Maad Umar kepada wartawan di Mataram, minggu.
Jumlah dana yang dikeluarkan untuk UAS oleh siswa madrasah di daerah ini cukup besar, yakni sekitar Rp15.000 per orang. Sementara jika digabung dengan uang perpisahan dan pengambilan ijazah jumlahnya lebih dari Rp200.000 per orang. Seharusnya pemerintah provinsi dan kabupaten memberikan juga bantuan untuk UAS bagi siswa madrasah, karena mereka sama-sama masih belajar.
<>Dana UAS bagi madrasah untuk mata pelajaran Agama, Bahasa Arab, Quran Hadist, Aqidah Akhlaq, Fiqih dan Sejarah Kebudayaan Islam. Sementara untuk mata pelajaran umum seperti Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ekonomi dananya berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Walaupun siswa madrasah di daerah ini tidak diberikan bantuan dana untuk UAS, namun pelaksaaan UAS tetap akan berjalan sesuai diharapkan."Alangkah baik dan bijaksananya jika pemerintah provinsi mau membantu para siswa untuk biaya UAS, sehingga banyak orang tua yang tidak mampu bisa terbantu," ujarnya. (Ant/cih)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
3
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
5
Khutbah Jumat: Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
6
Khutbah Jumat: Mari Tingkatkan Kualitas dari Ibadah Personal Menuju Kepedulian Sosial
Terkini
Lihat Semua