Sumedang, NU.Online
Sebanyak 502 ton beras yang sedianya akan diberikan cuma-cuma kepada para petani yang mengalami gagal panen, hingga kini belum tersalurkan. Pasalnya, untuk penyaluran beras kepada setiap keluarga petani, Pemda Sumedang belum memiliki dananya. Padahal beras bantuan pemerintah tersebut, sudah harus diberikan kepada para petani sejak bulan Desember 2003.
Ketua Tim Penanggulangan Dampak Kekeringan Sumedang Erdin Suhaya menyebutkan, beras sebanyak 502 ton masih berada gudang dolog, pemda Sumedang. Untuk menyalurkannya kepada kepada petani, pemda membutuhkan dana sebesar Rp 100 juta. Menurut Erdin, beras akan disalurkan kepada 12550 kepala keluarga petani di kabupaten Sumedang.
<>Menurut Erdin, diperkirakan sekitar pertengahan bulan ini, beras cuma-cuma itu akan disalurkan kepada petani. Pasalnya dana yang diajukan pihaknya, telah mendapatkan persetujuan dewan. Dana tersebut akan digunakan untuk penyaluran yang terdiri dari pengepakan serta transportasi kepada setiap keluarga.
Ditambahkan Erdi Suhaya, untuk mencegah timbulnya penyimpangan, pihaknya juga telah membentuk tim pengawas bagi penyaluran beras tersebut, dari mulai pengepakan penyaluran hingga beras tersebut benar-benar diterima patani.(Kd-smd)
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
3
Khutbah Jumat: Jadi Manusia yang Menenangkan, Bukan yang Meresahkan
4
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
5
BMKG Prediksi El Nino Berlangsung hingga Setahun, Wilayah Selatan Berpotensi Dilanda Kekeringan
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah tentang Kejujuran
Terkini
Lihat Semua