Ansor Banjardowo Canangkan “Gerakan Ansor Peduli”
NU Online · Sabtu, 22 November 2014 | 11:00 WIB
Semarang, NU Online
Gerakan Pemuda Ansor Banjardowo Kecamatan Genuk Semarang (GP Ansor Banjardowo) mencanangkan Gerakan Ansor Peduli (GAP). Kepedulian GP Ansor Banjardowo melalui GAP terlihat dari bentuk kegiatan memberikan santunan dan beasiswa pendidikan kepada anak yatim dan kurang mampu secara ekonomi.
<>
Pemberian santunan dan beasiswa diberikan secara blusukan dengan cara langsung mendatangi rumah penerima, Jumat (21/11) malam.
Muhammad Achmadi, ketua GP Ansor Banjardowo mengatakan, GAP ini sebagai wadah kepedulian sosial kepada masyarakat yang tidak terikat oleh bulan-bulan tertentu. Sebab terkadang saat memberikan santunan atau bantuan bersamaan bulan-bulan perayaan seperti saat bulan Ramadhan maupun Muharram.
“Pada kali kami memberikan santunan dan beasiswa secara blusukan dan saya berharap melalui GAP ini anggota GP Ansor dan Banser bisa langsung terjun ke lapangan sebagai bentuk pengabdian kepada masyakarat,” imbuhnya.
Pemberian bantuan secara blusukan ini diikuti anggota GP Ansor, Banser dan Ketua PAC GP Ansor Genuk Muslimin. Pemberian bantuan santunan dan beasiswa berupa sembako, alat tulis dan uang beasiswa.
“Kita memiliki peran penting di masyarakat untuk turut memiliki kepedulian di tengah-tengah masyarakat, oleh karena sosok pemuda merupakan penopang keutuhan NKRI,” tutur Muslimin.
Gerakan Ansor Peduli berupa memberikan santunan dan beasiswa ini menjadi tongak untuk mengawali rasa kepedulian sesuai dengan harapan GAP yakni dari masyarakat untuk masyarakat.
“Karena bantuan melalui GAP didapat dari anggota dan masyarakat, jadi harus dikembalikan kepada masyarakat tentu bagi mereka yang kurang beruntung,” ungap Muslimin. (lukni maulana/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua