95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
NU Online · Selasa, 16 Juni 2026 | 18:00 WIB
Jakarta, NU Online
Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) mengumumkan hasil verifikasi administrasi pendaftar seleksi bakal calon anggota Majelis Masyayikh. Dari total 152 pendaftar, sebanyak 95 peserta dinyatakan memenuhi syarat administrasi [klik PDF untuk melihat 95 peserta yang lolos].
Majelis Masyayikh merupakan lembaga mandiri dan independen yang bertugas merumuskan serta menetapkan sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren. Keberadaan dan kewenangan lembaga ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Adapun AHWA merupakan tim yang bertugas memilih anggota Majelis Masyayikh.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amin Suyitno, menegaskan bahwa proses seleksi bakal calon anggota Majelis Masyayikh melalui AHWA merupakan ikhtiar penting untuk memastikan figur yang terpilih memiliki kapasitas keilmuan, integritas moral, serta komitmen kuat terhadap pengembangan pendidikan pesantren di Indonesia.
Ia memastikan seluruh proses seleksi dilaksanakan berdasarkan ketentuan regulasi yang berlaku dengan mempertimbangkan rekam jejak keilmuan, kepesantrenan, dan pengabdian para calon sebagai aspek penting dalam penentuan kelayakan.
“Tahapan seleksi dilaksanakan secara ketat, objektif, dan transparan. Verifikasi dokumen tidak hanya dipandang sebagai proses administratif, tetapi juga sebagai instrumen untuk menjaga marwah Majelis Masyayikh sebagai lembaga strategis dalam penjaminan mutu pendidikan pesantren,” tegas Amin di Jakarta, Senin (15/6/2026) dikutip dari laman Kemenag.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi selanjutnya akan mengikuti tahapan penulisan esai dan uji publik. Tahap uji publik dinilai penting untuk membuka ruang partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan sehingga diharapkan dapat melahirkan anggota Majelis Masyayikh yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keteladanan, rekam jejak yang baik, serta pengabdian yang kuat bagi dunia pesantren dan pendidikan Islam di Indonesia.
Direktur Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said, menambahkan bahwa proses pendaftaran dan seleksi calon anggota Majelis Masyayikh tahun ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan. Menurutnya, seleksi tersebut diikuti oleh sejumlah tokoh nasional, termasuk figur yang selama ini berperan dalam penguatan moderasi beragama di Indonesia.
“Pendaftar Majelis Masyayikh tahun ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari berbagai unsur, termasuk tokoh nasional dan tokoh moderasi beragama. Hal ini menunjukkan bahwa Majelis Masyayikh memiliki posisi strategis dan mendapat perhatian luas dalam pengembangan pendidikan pesantren di Indonesia,” ujarnya.
Tim AHWA selanjutnya menggelar rapat verifikasi dokumen bakal calon anggota Majelis Masyayikh sebagai bagian dari rangkaian proses seleksi untuk menentukan calon yang memenuhi persyaratan administrasi dan kompetensi sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Ketua AHWA KH Miftah Faqih mengatakan peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan mengikuti tahap wawancara untuk pendalaman. Tahap ini akan difokuskan pada aspek karya tulis ilmiah, sanad keilmuan, kompetensi akademik, kemampuan membaca kitab, serta pengalaman kepesantrenan yang dimiliki para calon.
Menurutnya, proses seleksi tidak hanya menilai aspek keilmuan, tetapi juga mempertimbangkan karakter, integritas, dan keseharian para calon.
“Majelis Masyayikh bukan hanya menilai keilmuan seseorang, tetapi juga melihat karakter, keteladanan, dan rekam jejak keseharian calon dalam kehidupan sosial dan kepesantrenan,” tegasnya.
Tim AHWA menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel guna memastikan terpilihnya figur-figur yang memiliki kapasitas keilmuan, integritas moral, pengalaman yang memadai dalam pengembangan pendidikan pesantren, serta rekam jejak yang dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan regulasi yang berlaku.
Terpopuler
1
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
2
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
3
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
4
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
5
Data Hilal Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H
6
Lafal Niat Puasa Muharram, Tasua, dan Asyura
Terkini
Lihat Semua