Ansor Pamekasan Berencana Latih Calon Pengurus
NU Online · Jumat, 21 Februari 2014 | 07:11 WIB
Pamekasan, NU Online
Konferensi cabang (konfercab) GP Ansor Pamekasan sudah berlangsung Jumat (31/01) lalu. Namun, hingga kini belum digelar pelantikan pengurus. Usut diusut, ternyata hal tersebut dikarenakan rata-rata calon pengurus akan dilatih terlebih dahulu.<>
Hal demikian ditegaskan oleh Ketua GP Ansor Pamekasan terpilih Fathorrahman saat dihubungi NU Online, Jumat (21/02) pagi. Pelatihan tersebut dipandang perlu demi profesionalitas dan kemajuan GP Ansor ke depannya.
"Terkait pelantikan, masih menunggu petunjuk dari pusat karena sebagian besar pengurus yang saya rekrut tidak punya sertifikat PKD sebagai syarat. Jadi, sepertinya perlu mengadakan PKD dulu," terang pria yang juga dosen Universitas Madura (Unira) Kabupaten Pamekasan ini.
Pemuda NU M Ali Wahdi mendukung penuh rencana Ketua GP Ansor Fathorrahman. "Dalam aturannya, sebelum dilantik, ketua terpilih diinstruksi harus mengadakan PKL, karena calon pengurus Ansor harus lulus PKL," tegasnya.
Terkait polemik di atas, Wakil Sekretaris PCNU Pamekasan Salman Al-Farisi menyarankan agar dilangsungkan penyetaraan semata. Sebab, tugas untuk melangkah guna menggerakkan GP Ansor lebih penting dari sekadar formalitas semata.
"Kalau sama-sama gak punya, Ya penyetaraan saja. Ayo semuanya diniatkan untuk dakwah. Bukan demi mencari popularitas, apalagi untuk kepentingan 5 tahunan," tukas mantan Ketua Umum PC IPNU Pamekasan ini. (hairul anam/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua