Subang, NU Online
Umat Islam diminta jangan mudah terprovokasi. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kab. Subang, K Muhammad Taufiq yang juga menjadi tuan rumah peringatan Maulid Nabi di Pesantren Miftahul Ulum Al-Musri, Tanjungsiang, Ahad (17/02/2013) pukul 13.00.
<>
Menurut Taufiq, di saat memasuki bulan Rabi'ul Awal dimana Nabi Muhammad Saw dilahirkan, banyak umat Islam memperingatinya dengan menggelar acara maulidan sebagai bentuk kecintaannya kepada Sang pembawa Rahmat tersebut. Namun tidak sedikit umat Islam yang tidak begitu suka dengan acara maulidan, karena dianggapnya bid'ah.
"Hati-hati, sekarang ini banyak ummat Islam yang ngaku cinta kepada Nabi, tapi malah menganggapnya bid'ah. Kita jangan mudah terprovokasi. Biarkan saja mereka mau bilang apa. Yang penting kita tetap yakin bahwa Maulid Nabi merupakan amalan yang baik," tegas Pengasuh Pesantren Miftahul Ulum Al-Musri tersebut.
Masih menurutnya, tujuan lain diadakannya Maulid Nabi sebagai akses dimana ukhuwah islamiyah dipererat.
“Dengan acara ini diharapkan menjadi akses mempererat jalinan silaturrahmi sesama ummat Islam. Jadi jika memang itu baik, kenapa juga masih dianggap salah," lanjutnya.
Sementara Ketua GP Ansor Subang Asep Alamsyah memaparkan bahwa ini adalah sebagai bukti penegasan eksistensi GP Ansor hari ini dalam mengawal Islam menuju Rahmatan lil Alamin.
"GP Ansor hari ini membuktikan eksistensinya dan kesolidan pengurus-pengurusnya, bahwa bukan hanya di Subang pantura saja kita lakukan gerakan, tapi di wilayah Subang selatan pun harus lebih progresif lagi dalam mengawal Islam Ahlussunnah wal jama'ah," pungkasnya.
Selain dihadiri oleh ribuan Nahdliyien, acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Subang H Kusdinar, Camat Tanjungsiang, ratusan kader GP Ansor dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) KecamatanTanjungsiang. Acara diisi oleh dua da'i kondang, yakni KH Entang Mustafa dari Garut, dan KH Subhan Baihaqi yang juga sebagai Pimpinan Majlis Shalawat dan Dzikir Nurul Jadid Radar Cirebon Televisi.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ade Mahmudien
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua