Ansor Tak Boleh Lupa Tugas Utama, Menjaga Ulama
NU Online · Senin, 16 September 2019 | 05:30 WIB
Pekalongan, NU Online
Ada banyak cara dan ragam kegiatan untuk memperingati tahun baru Islam maupun Harlah organisasi. Mulai dari santunan yatim piatu, bakti sosial, bedah buku, hingga yang paling sederhana 'tumpengan'
Ansor dan Banser Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah punya cara yang berbeda dalam memperingati bulan Muharram 1441 H dan Harlah ke-88 Gerakan Pemuda Ansor, yakni dengan menggelar Napak Tilas Laku Rogo Laku Sukmo, Ahad (15/9) pagi.
Acara tersebut juga diisi dengan ziarah ke makam aulia Ki Ageng Rogo Selo Doro Kabupaten Pekalongan, yang diawali dengan dzikir bersama di kompleks Pondok Pesantren At-Taufiqy Wonopringgo.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Pekalongan, Moh Azmi Fahmi mengingatkan tugas Ansor dan Banser adalah berkomitmen dalam menjaga keutuhan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta melestarikan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah.
“Kita selaku Ansor sudah seharusnya ikut menjaga keutuhan NKRI, karena Ansor punya andil besar terhadap kemerdekaan negeri ini. Tugas lainnya adalah melestarikan ajaran Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah yang diajarkan Walisongo hingga para ulama sampai sekarang," tandasnya.
Dikatakan, saat ini dan ke depan tantangan Ansor dan Banser tidaklah ringan. Selain menjaga keutuhan NKRI dari rongrongan kelompok radikal, Ansor dan Banser juga punya tugas utama, yakni menjaga para ulama, kiai, dan habaib.
"Kita punya tugas utama sebagai kader Ansor dan Banser, yakni menjaga ulama, kiai, dan habaib," tegas Azmi.
Azmi berpesan kepada seluruh peserta napak tilas untuk selalu menjaga kesopanan dan ketertiban sepanjang jalan yang dilalui. "Perbanyak shalawat sepanjang perjalanan napak tilas menuju makam aulia Ki Ageng Rogo Selo Doro," pesannya.
Di sepanjang perjalanan, rombongan Ansor Banser tak henti-hentinya melantunkan Shalawat Al-Lashimy.
"Ini merupakan wujud perjalanan raga, juga perjalanan bathiniyah kader Ansor Banser menuju lokasi ziarah", ungkap Arif Suhito selaku Panitia Pelaksana.
Dijelaskan Azmi, shalawat Al-Lashimy selain memberikan ketenangan bathin juga membangkitkan semangat selama perjalanan.
Setelah seluruh peserta tiba, acara dilanjutkan ziarah dipimpin Katib Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Pekalongan, KH Afnan Chafidz.
Pewarta: Abdul Muiz
Editor: Aryudi AR
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua