Cirebon, NU Online
Seiring dengan semakin dahsyatnya tantangan global, serta menurunnya nilai-nilai kesantunan yang menjad jati diri bangsa Indonesia, maka pendidikan pesantren semakin penting untuk dipertahankan keberadaannya untuk mengawal masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.
<>
Demikian disampaikan H Rhoma Irama saat berkesempatan memberikan sambutan atas nama tokoh masyarakat dalam malam puncak peringatan haul KH Muhammad Said dan Sesepuh Pesantren Gedongan Cirebon. Sabtu (11/5).
“Pesantren semakin menempati posisi penting di saat kondisi bangsa menemui pelbagai macam masalah sekarang ini, degradasi moral, tawuran pelajar, dan masih banyak kesemrawutan lainnya, saya yakin, pesantren menjadi lembaga penting yang akan membangun bangsa bersama-bersama masyarakat,” papar sosok yang disapa Bang Haji tersebut.
Senada dengan Bang Haji, menteri PDT Helmi Faishal Zaini juga mengungkapkan bahwa sepanjang sejarahnya pesantren hadir di tengah-tengah masyarakat untuk terus bersama-sama membangun bangsa.
“Semenjak dahulu keberadaan pesantren mampu menjawab segala persoalan yang hadir di tengah masyarakat, terlebih sekarang ini, pesantren semakin menjadi kekuatan dan harapan penting bagi bangsa untuk terus menempuh masa depan yang lebih baik,” jelas Faishal.
Malam puncak peringatan haul KH Muhammad Said dan sesepuh pesantren Gedongan Cirebon ini dipadati ribuan pengunjung. Sebelumnya, pesantren telah menggelar beberapa mata acara seperti pengobatan gratis, bahtsul masail, kontes genjring antar pesantren, dan ziarah akbar dalam rangka menyambut peringatan haul buyut KH Said Aqil Siroj ini.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Sobih Adnan
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua