Kupang, NU Online
Komandan Satuan Koordinator Wilayah (Dansatkorwil) Banser Nusa Tenggara Timur (NTT) Gulam Mansur mempersiapkan satgas banser tanggap bencana (Bagana). Satgas ini dibentuk mengingat NTT berada di posisi geografis rawan bencana.
<>
“Kita akan terus bergerak sesuai dengan tujuan dan pengabdian Ansor maupun Banser,” kata Mansur dalam rapat di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Timur, Selasa (5/10).
Kita akan terus lakukan penyegaran-penyegaran kepada anggota-anggota banser. Situasi dan kondisi di NTT masuk dalam zona bencana sehingga Banser bisa dilibatkan. Bagana GP Ansor saat dibutuhkan dapat hadir segera.
NTT ini masih butuh perhatian sangat serius untuk sama-sama mengatasi persoalan bangsa. Banser disiapkan bersama pemerintah untuk mengatasi berbagai persoalan, tegas Mansur.
Dengan mengendepankan kepentingan bangsa, peran GP Ansor dan Banser NTT tetap diterima di kalangan muslim dan nonmuslim di NTT.
Gulam Mansur mengatakan, untuk itu Banser NTT akan dilatih selama tiga bulan ke depan. Kita mempersiapkan segala kelengkapan guna meningkatkan kualitas anggota. Untuk pelatihan kebugaran dan pengamanan, Banser NTT akan kerjasama dengan berbagai pihak seperti TNI, Polri maupun Basarnas atau tagana.
Prinsipnya, Banser akan tetap melakukan latihan semi militer enam bulan sekali, tutup Mansur. (Ajhar Jowe/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
2
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
3
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
4
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
5
Khutbah Jumat: Tetap Membaca Al-Qur’an di Tengah Kesibukan Hidup
6
Khutbah Jumat: Mari Tingkatkan Kualitas dari Ibadah Personal Menuju Kepedulian Sosial
Terkini
Lihat Semua