Diskusi soal MEA Isi Konfercab IPNU Jakarta Utara
NU Online · Selasa, 16 Desember 2014 | 18:59 WIB
Jakarta, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Administrasi Jakarta Utara melaksanakan konferensi cabang (Konfercab), Selasa (16/12), di Aula Yayasan Darul Ma’arif IKAMA Jakarta Utara.
<>
Sebelum konferensi dimulai, panitia pelaksana juga menggelar dialog interaktif pelajar dengan tema “Mencetak Generasi Pelajar yang Progresif, Kompetitif dan Partisipatif dalam Rangka Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015”. Hadir dalam acara ini anggota DPRD DKI Jakarta Hj. Neneng Hasanah, dan Ketua DPD II KNPI Jakarta Utara Nur Hasanuddin.
Fathurohman sebagai ketua pelaksana mengaku sengaja memasukkan tema yang yang santer dicarakan belakangan ini guna memberikan pemahaman kepada pelajar agar mengetahui apa itu MEA, seperti apa tantangannya, dan adakah peluangnya. Karena MEA akan diberlakukan awal tahun 2015 ini.
Sementara dalam konferensi tersebut, Fauzan Adzima terpilih menjadi ketua baru PC IPNU Jakarta Utara masa khidmah 2014-2016 menggantikan Achmad Syauqi. Fauzan, kader IPNU asal Madura yang sebelumnya menjadi sekretaris IPNU Jakut itu, dalam visi-misinya berjanji akan meneruskan estafet perjuangan IPNU serta memperluas jaringan dan kaderisasi di tingkat sekolah-sekolah.
Dalam bahasa yang sederhana, Fauzan mengatakan ingin “memasyarakatkan IPNU dan meng-IPNU-kan masyarakat”. Menurutnya, keberadaan IPNU Jakarta Utara yang kurang banyak dikenal di kalangan masyarakat NU sendiri akan dimaksimalkan perannya dengan terus melakukan pendekatan kepada masyarakat dan toko-tokoh NU. Hal ini penting dilakukan agar IPNU Jakut menjadi bagian dari masyarakat di tengah tantangan ideologi transnasional. (Yudhi permana/Mahbib)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
3
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
6
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan Modern
Terkini
Lihat Semua