Dorong Pelajar Melek Politik, IPNU Jember Gelar Seminar Demokrasi
NU Online · Ahad, 3 Maret 2019 | 16:30 WIB
Jember, NU Online
Pelajar diharapkan tidak alergi terhadap politik. Justru pelajar harus melek politik, dan perlu dipahami sebagai wasilah untuk meningkatkan pengabdian di tengah-tengah masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Komisioner KPUD Jember, Jawa Timur, Ahmad Hanafi saat menjadi narasumber dalam Semianr Demokrasi di Warung Ndalung, Kaliwates, Jember, Sabtu (2/3).
Menurutnya, pelajar sebagai elemen masyarakat yang cukup besar jumlahnya, harus menjadi contoh dalam berdemokrasi, sehingga masyarakat pun tertarik untuk terlibat aktif dalam demokrasi.
“Terlibat aktif dalam demokrasi, misalnya menyalurkan suaranya, tidak golput dan sebagainya,” tukasnya.
Mantan pentolan PMII Jember itu menambahkan, Pemilu adalah bagian dari implementasi partisipasi politik dari rakyat untuk negara. Memberikan suaranya dalam Pemilu berarti ikut membangun negara. Sebab, suara yang diberikan saat pencoblosan, itu sama saja dengan menitipkan aspirasi kepada calon yang dipilih.
“Aspirasi pemilih diwakilkan kepada calon anggota legislatif yang dipilih,” urainya.
Sementara itu, ketua panitia, Muhammad Ruli Kurniawan berharap agar seminar tersebut dapat memberikan pencerahan bagi pelajar tentang politik dan Pemilu, sehingga mereka dapat memaknai Pemilu secara obyektif.
“Kita berharap agar Pemilu benar-benar menjadi pesta demokrasi yang disambut gembira dan dimanfaatkan sebagaimana mestinya,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Seminar yang digelar oleh Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Jember itu mengusung tema Menuju Pelajar Cerdas Berintegritas, Sadar Berdemokrasi untuk Membangun Negeri, yang diikuti oleh 70 pelajar dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jember. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua