GP Ansor Probolinggo Bentuk Lembaga Amil Zakat
NU Online · Sabtu, 7 Februari 2015 | 22:01 WIB
Probolinggo, NU Online
Sebagai upaya menumbuhkan kepedulian kalangan pemuda terhadap masyarakat yang kurang mampu dan membutuhkan bantuan, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Probolinggo membentuk Lembaga Amil Zakat. Pembentukan ini juga dilakukan di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting (PR).<>
“Lembaga Amil Zakat ini mempunyai program khusus dalam mensukseskan program pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketidaklayakan hidup bagi mereka yang jauh dari kehidupan layak,” ungkap Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis, Sabtu (7/2).
Menurut Muchlis, lembaga ini akan terus menghimpun Zakat Infaq dan Shodakoh (ZIS) dari warga NU untuk nantinya akan disalurkan kembali kepada anak-anak terlantar, anak yatim piatu, anak jalanan, lansia (lanjut usia) dari kalangan kurang mampu.
“Nantinya kami akan menghimpun zakat, infaq dan shodaqoh dari masyarakat untuk disalurkan kembali kepada mereka yang benar-benar membutuhkan dan dari kalangan keluarga kurang mampu,” jelasnya.
Muchlis menerangkan bahwa pembentukan Lembaga Amil Zakat ini bertujuan untuk mensukseskan program pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas Pemkab Probolinggo. Sehingga program tersebut benar-benar dapat berjalan maksimal dan sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Selain itu dengan pembentukan Lembaga Amil Zakat ini kami ingin memulai dan memberikan contoh bahwa anak muda hari ini harus bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya,” tegasnya.
Dikatakan Muchlis, dalam pelaksanaan tugasnya lembaga ini akan bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Probolinggo untuk bersama-sama mengurangi dan membantu serta meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.
“Mudah-mudahan dengan pembentukan lembaga ini, kami mampu membudayakan amaliah untuk bisa saling berbagi, terutama di kalangan anak muda. Sebab anak muda saat ini harus bisa berbuat bukan hanya berdiam diri saja agar bisa bermanfaat bagi sesama,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Anam)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
5
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
6
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
Terkini
Lihat Semua