GP Ansor Sembungharjo Buka Akses Jalan ke Makam Wali
NU Online · Selasa, 10 Juni 2014 | 00:00 WIB
Semarang, NU Online
Bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan. Sebagaimana maknanya, jalan di atas gunung, berarti pada bulan Sya’ban dibuka jalan untuk mencapai kebaikan tertinggi. Rasulullah sangat mencintai bulan ini, sehingga ia pada bulan Sya’ban melakukan puasa.
<>
Begitupun Gerakan Pemuda Ansor Sembungharjo Semarang ingin menebarkan jalan kebaikan. Jalan kebaikan itu berbagai macam, salah satunya yang dikerjakan oleh GP Ansor Sembungharjo dengan membuka jalan akses menuju tempat pemakaman, Ahad (8/5)
Ahmad Mursyid selaku Ketua GP Ansor Sembungharjo mengatakan, Ansor Sembungharjo turut aktif untuk pembukaan dan pembuatan akses jalan menuju komplek makam Mbah Suropati sebagai bentuk kepedulian Ansor terhadap sosial kemasyarakatan.
“Kalau orang Jawa bulan Sya’ban disebut bulan Ruwah yang berarti arwah. Inilah yang dilakukan Ansor Sembungharjo menghormati arwah leluhur dan arwah wali,” lanjutnya
Pembukaan akses jalan komplek pemakaman yang terletak di Sembung Rt 3 Rw 3 Genuk Semarang dikerjakan secara kekeluargaan dan kerja sama yang solid antara warga dan personel dari Ansor dan Banser Sembungharjo dengan memkai kaos kembagaannya berwarna hijau,
Jalan menuju komplek pemakaman dibuat selebar 1,5 meter dengan panjang jalan 50 meter, hal ini dikerjakan karena ketiadaan akses menuju pemakan Mbah Suropati yang merupakan makan sesepuh ulama.
Sebelumnya pembuatan jalan komplek makam tidak dapat dibuat, baru dapat dilakukan setelah melakukan negoisasi dan kesepakatan harga menemui titik temu. (Lukni Maulana/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
4
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
5
Kang Santri AI, Platform Kecerdasan Buatan Berbasis Literatur Pesantren Diluncurkan
6
Diskusi di UGM Memanas, Mahasiswa Semprot Budiman Sudjatmiko dan Kebijakan Prabowo
Terkini
Lihat Semua