Gubernur Jatim Apresiasi Perjuangan Pendiri Pesantren Lirboyo
NU Online · Selasa, 16 September 2014 | 13:53 WIB
Kediri, NU Online
Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengapresiasi perjuangan para pendiri Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, dari semula kecil hingga menjadi salah satu pondok terbesar dengan jumlah santri sampai ribuan.
<>
Hal itu ia ungkapkan saat menghadiri acara haul pendiri Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, KH Marzuqi Dahlan ke-39 dan 100 harinya KH Idris Marzuki di lokasi pondok, Senin (15/9) malam.
"Proses perjuangan beliau luar biasa. Tirakatnya, 'riyadhohnya' adalah proses perjuangan," katanya.
Ia juga mengatakan, KH Idris termasuk salah satu ulama yang meneduhkan. Beliau juga sering menjadi rujukan untuk mengambil pertimbangan pemerintah.
Menurut dia, peran kiai juga tidak bisa dipisahkan dari masyarakat, sehingga dalam mengambil keputusan pun, seharusnya memang dipertimbangkan ke kiai, agar masyarakat pun juga bisa menjadi tenang. "Masyarakat menjadi 'adem'," katanya.
Ia juga ingat saat hendak membuat Peraturan Gubernur Jatim tentang larangan adanya ISIS, tepatnya Pergub Nomor 51 Tahun 2014 tentang Larangan Keberadaan ISIS di Jatim. Ia sebelumnya telah meminta pertimbangan para kiai sebelum memutuskan adanya Pergub tersebut.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, yang mengatakan kiai merupakan salah satu tokoh yang patut dimintai nasihat, agar dalam mengambil keputusan bisa tepat.
"PP Lirboyo juga menjadi salah satu pondok rujukan. Walaupun saat ini pengasuh utama KH Idris Marzuki telah wafat, silaturahim akan tetap dijaga," katanya. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua