Sebagai organisasi berbasis pelajar, IPNU-IPPNU mempunyai peran yang besarĀ mencegah terjadinya kenakalan remaja. Terbukti, keberadaannya mampu menjadi wadah berkumpulnya para remaja dengan berbagai kegiatan positif melalui peningkatan kualitas diri serta memberikan ketrampilan bagi anggotanya.<>
āDi saat perilaku remaja disorot negatif, IPNU-IPPNU bisa menjaga dan mengarahkan pelajar ke dalam kegiatan yang bermanfaat. Hal ini juga berpartisipasi membantu mengawasi anak-anak,ā kata ketua MWC NU kecamatan Dawe Kudus Drs H Abdul ManafĀ saat membuka acara pelatihan dasar Jurnalistik yang diselenggarakan Forum Komunikasi antar Pimpinan Komisariat (Forkapik) IPNU-IPPNU kecamatan Dawe di aula SD 1 Colo, Jumāat (24/12) siang.
Menurut H.Abdul Manaf, organisasi pelajar yang didirikan alm Tolhah Mansur iniĀ merupakan representasi Nahdlatul ulaman mencetak kader-kader yang memiliki ketrampilan mengelola organisasi di masa mendatang.
āNU masa datang adalah anak-anak IPNU-IPPNU sekarang. Makanya kita harusĀ menjalani dan menekuni kaidah-kaidah organisasi dengan benar,ā tambahnya.
Didepan peserta yang sebagian besar pelajar madrasah NU ini, H ManafĀ mengingatkan kader NU agar selalu menjaga kedisplinan ilmu maupun waktu.
āTanpa kedisiplinan kita tidak akan memperoleh hasil yang baik. KarenaĀ kedisiplinan menjadi modal kita meraih kesuksesan,ā tegasnya.
Terkait kegiatan jurnalistik, ketua pengurus Yayasan Makam dan Masjid Sunan Muria ini mengharapkan serius belajar menulis dan mempraktekkan dalam berkarya melalui media cetak yang ada.
āBegitu pula, proses jurnalistik jangan hanya mandek sampai pada pelatihan tetapi juga praktek berkarya. Cuma kalau membuat media cetak harus betul-betul terencana dengan baik agar tidak mandek di kemudian hari,ā harap Abdul Manaf.
Pelatihan Dasar Jurnalistik yang diikuti 37 pelajar di kecamatan Dawe berjalan lancar. Para peserta sangat antusias menerima materi dasar yang berkaitan dengan jurnalistik. Selain itu, peserta juga diajak membuat majalah bayangan sebagai praktek dari teori yang diterimanya. Fasilitator yang menangani adalah kontributor NU Online Qomarul Adib, Mahfudz Nahrowi (redaktur tabloid Bumi) dan Widi Muryono (redaktur majalah Paradigma).
āPasca pelatihan ini peserta diharapkan mampu menerbitkan majalah terbitan IPNU-IPPNU kecamatan Dawe Kudus,ā terang ketua PAC IPNU Dawe Rozikin. (adb)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Rezeki Sudah Ditakar, Tak Akan Tertukar
2
Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Muktamar Ke-35 NU, Pesantren Tambakberas Gerak Cepat Siapkan Fasilitas
3
Khutbah Jumat: Hikmah Mengingat Kematian dalam IslamĀ
4
Khutbah Jumat: Keluarga sebagai Madrasah Pertama
5
Khutbah Jumat: Jangan Gadaikan Kejujuran demi Kepentingan Dunia
6
Sejarah Berdirinya Pesantren Tambakberas Jombang, Kembali Jadi Tuan Rumah Muktamar NU
Terkini
Lihat Semua