Tasikmalaya, NU Online
Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Tasikmalaya membentuk tim khusus kaderisasi. Tim tersebut, tiap akhir pekan, bertugas mendatangi pesantren dan sekolah untuk melakukan kaderisasi.
<>
Pada tanggal 2 November, tim tersebut mendatangi Ranting IPNU Talagasari. Pada kesempatan itu, selain melakukan kaderisasi juga mengikuti prosesi penggantian kepengurusan di salah satu Ranting Kecamatan Kawalu.
Seminggu sebelumnya, IPNU Tasik melaksanakan Makesta di Pimpinan Anak Cabang Bungursari tepatnya di Komisariat SMA Lisda. Dua minggu sebelumnya, menghidupkan kembali PAC mati suri di Kecamatan Mangkubumi. Lalu melaksanakan kaderisasi di Pesantren Al-Mukhtariah dan Makesta di Yayasan Bani Dzuhainah Kecamatan Cihideung.
Ketua PC IPNU Kota Tasikmalaya, Dede Haris Asy’ari, menyebut gerakannya itu sebagai “kebut kaderisasi”. Ia menyebutkan, masa awal kepemimpinanua lebih banyak melakukan kegiatan di luar kaderisasi semisal bekerja sama dengan organisasi-organisasi yang berada di Kota Tasikmalaya, seminar, workshop, dan Parade Band.
Dia menilai, kegiatan semacam itu sebagai upaya merekrut kalangan pelajar umum supaya tertarik pada organiasasi pelajar NU.
Menurut dia, minat remaja pada IPNU dan IPPNU cukup baik. Hal itu didorong orang tua supaya anak-anaknya aktif di dua organisasi tersebut, setelah melihat kegiatan-kegiatan positif yang digelar di Tasikmalaya.
Dede juga mengatakan, setiap minggu yaitu Ahad dan Jumat, IPNU juga melaksanakan kajian dan diskusi. “Kajian dan diskusi yang disuguhkan cukup menarik karena selain kajian yang bersifat agama dan umum juga mengkaji perkembangan yang hangat di Indonesia, termasuk perkembangan politik dan remaja,” katanya. (Red: Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua