Gresik, NU Online
Aktifitas pabrik di sekitar Panceng, Gresik yang berdampak pencemaran lingkungan membuat masyarakat semakin resah. Pasalnya, selain berdampak pada kualitas kesehatan masyarakat sekitar, juga berdampak pada tanah pertanian yang menjadi sumber pendapatan bagi warga sekitar.
<>
Menanggapi hal itu, PAC IPNU kec Panceng kab Gresik memberikan tanggapan kritis.
"Sangat meresahkan masyarakat kita, terutama para petani," ujar Fathur Roni, ketua PAC IPNU Panceng, Rabu (13/2), di kantor PAC IPNU Panceng.
Dia menambahkan, warga NU Gresik sebagian besar berprofesi sebagai petani. Menurutnya, NU perlu turut aktif mengawal kinerja instansi pengelolah lingkungan hidup terkait pelaksanaan UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan) pabrik-pabrik sekitar agar para petani tidak dirugikan. Apalagi, kesehatan masyarakat juga terancam.
"Kami harap pemerintah dan instansi terkait tidak menutup mata atas situasi ini," lanjutnya
Secara terpisah, Taufiqurrohman, pembina PAC IPNU kec Panceng menuturkan, generasi muda NU harus kritis dan konsisten dalam melihat serta mengawasi lingkungan sekitar yang sudah mulai rusak. Menurutnya, beberapa desa terdekat area produksi semakin tidak layak jadi pemukiman.
"Dulu kita bisa menghirup udara segar. Tanaman-tanaman pun tumbuh subur disini. Kenapa sekarang tidak ?" tuturnya
Dalam kurun 10 tahun terakhir, telah berdiri banyak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di bidang produksi pupuk dolomit, garnol, dan phospat di sekitar Gresik Utara. Daerah Panceng merupakan salah satu daerah yang terasa besar dampaknya. Debu tebal menutup jalan-jalan raya sekitar, bahkan sampai ke pemukiman warga.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ahmad Faiz
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua