Jember, NU Online
Komitmen Ketua terpilih Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Jember, Hobri Ali Wafa untuk memajukan organisasinya, layak diacungi jempol. Hal ini bisa dilihat dari keseriusannya untuk menggarap infrastruktur kepungurusan di tingkat kecamatan. Tujuannya, agar pelayanan dan gerak langkah ISNU merata hingga ke kecamatan bahkan desa. Sebab, diyakini banyak sekali sarjana yang tinggal di desa, dan mempunyai potensi untuk pengembangan organisasi.
“Kami yakin di desa-desa saat ini banyak sarjana NU dengan beragam profesinya. Karena itu dalam forum ini, kami mohon agar MWCNU membantu mamfasilitasi pembentukan kepengurusan ISNU di tingkat kecamatan. Surat permohonan sudah saya kirimkan,” tutur Hobri saat memaparkan programnya dalam acara Turba PCNU Jember Zona 2 di Balai Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, Jember, Jawa Timur, Sabtu (9/3).
Menurut dosen Universitas Jember itu, SDM (sumber daya manusia) NU dewasa ini cukup melimpah. Mereka menyebar di berbagai profesi, mulai dari dosen, dokter hingga pengacara. Namun sejauh ini, mereka belum mendapatkan wadah yang pas untuk tempat koordinasi dan mengaktualisasikan pengabdiannya secara lebih luas di tengah-tengah masyarakat.
“Sehingga potensi mereka kurang termanfaatkan secara optimal,” lanjutnya.
Hobri menargetkan awal bulan April 2019 kepengurusan ISNU di tingkat kecamatan sudah terbentuk. Setelah terbentuk, akan dilakukan pelantikan secara serentak untuk menandai awal ‘kerja’ ISNU Kabupaten Jember.
“Setelah itu, kita susun pogram kerja. Yang kita prioritaskan adalah pemberdayaan warga NU,” pungkasnya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua