Pamekasan, NU Online
Upaya pengurus PAC IPNU-IPPNU Kadur Pamekasan dalam membentuk Pimpinan Komisariat (PK) dan Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Kadur tak luput dari rintangan. Surat pemberitahuan kepada 10 PR NU dan Muslimat NU serta 40 PK sekolah tingkat SLTP/SLTA masih belum membuahkan hasil sebagaimana diharapkan.
Padahal, sebaran surat tersebut telah dilakukan pada minggu terakhir Februari. Dari target yang ada, kini yang terbentuk masih 1 PK IPNU SMP Al-Falah Sumber Gayam (Ahad, 4/3) dan PR IPNU-IPPNU Desa Bungbaruh (Senin, 12/3).
<>
Menurut ketua PAC IPNU Kadur, Faisol Ansori, kendala utama dari proses pembentukan PR ialah dikarenakan kesadaran berorganisasi para pemuda cukup lemah. Kenyataan tersebut, Faisol ketahui dari informasi para ketua PR NU dan Muslimat di kecamatan Kadur.
“Para pengurus PR NU dan Muslimat Kadur rata-rata bilang kesulitan mencari pemuda-pemudi yang mau dimasukkan dalam kepengurusan PR IPNU-IPPNU Kadur. Lemahnya kesadaran lah yang menjadi faktor utama,” tutur Faisol Ansori kepada NU Online saat ditemui di kantor PC GB Ansor Pamekasan, Rabu (14/3) pagi.
Kendati demikian, lanjut pemuda kelahiran 29 September 1989 itu, para pengurus PR NU dan Muslimat NU di Kadur tetap berusaha semaksimal mungkin demi kesuksesan program pembentukan PR IPNU-IPPNU Kadur.
Dikatakan pula, kendala utama dari proses pembentukan PK ialah karena rata-rata sekolah sedang mempersiapkan diri sekaligus menjalani Ujian Akhir Madrasah (UAM) dan atau Ujian Akhir Semester (UAS).
“Untuk menyikapi hal itu, kami tetap tidak menyerah. Komunikasi dengan para ketua PR dan kepala sekolah tetap saya bangun. Begitu halnya kekompakan di internal kepengurusan, saya upayakan agar tetap terjalin dengan baik,” ujar Faisol Ansori dengan nada kalem.
Pernyataan Faisol tersebut selaras dengan kesemangatan ketua panitia pembentukan PR-PK IPNU-IPPNU Kadur, Abdul Kifli.
“Saya anggap semua persoalan itu sebagai hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Terpenting ialah semangat tetap dijaga secara berkesinambungan,” ujar Abdul Kifli.
Ditanya tentang rencana ke depan, Faisol mencanangkan agar pada April nanti pembentukan PR-PK tersebut rampung.
“Akhir April, kami usahakan langsung gelar pelantikan,” tegas Faisol.
Di samping itu, kalau sudah rampung, Faisol bakal memprogrankan kajian setengah bulanan dan menggenjot pelatihan-pelatihan, disesuaikan dengan kebutuhan PR dan PK terkait.
“Saya sangat berharap agar seluruh warga NU mendukung program ini. Karena masa depan NU ke depan terletak pada para pemudanya. Kalau proses kaderisasi di IPNU-IPPNU baik, maka perjalanan Muslimat dan NU dipastikan baik pula,” tegas Faisol.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Hairul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua