Kader NU Harus Mampu Warnai Budaya Masjid Kampus
NU Online · Senin, 12 November 2018 | 03:00 WIB
Sidoarjo, NU Online
Saat ini, aktifis paham-paham sesat seperti kelompok takfiri dan yang suka membid’ahkan, terus bergerilya mencari mangsa. Bahkan mereka sudah lama merambah dunia kampus. Kebanyakan dari mahasiswa yang menjadi target adalah mereka yang masih belum memiliki pemahaman keagamaan yang cukup.
Menyikapi hal tersebut, Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU-IPPNU Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendatangkan Sekretaris Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur, Ustadz Mz Muhaimin dalam acara Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Sahlaniyah Sidoarjo, Ahad (9/11).
Di hadapan peserta Makesta, Ustadz Muhaimin mengulas seluk-beluk Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Iapun meminta agar kader IPNU-IPPNU mampu menginternalisasi nilai-nilai Aswaja dalam diri dan kehidupannya.
“Setelah kader IPNU-IPPNU mampu memahami konsep Aswaja, berkewajiban untuk mengamalkan dalam setiap kesempatan, selanjutnya mendakwahkan dan mensyiarkannya,” jelasnya.
Pria asal Ponorogo ini juga mengingatkan bahwa tantangan IPNU-IPPNU di perguruan tinggi umum negeri (PTUN) lebih menantang. Karerna itu, ia berhahap agar mereka rtak pernah lelah untuk belajar dan mengikuti perkembangan zaman.
“Jangan patah semangat dan jadikan itu (tantangan) sebagai motivasi,” ucapnya.
Sebelum mengakhiri paparannya, ia berharap agar seluruh kader NU dapat mewarnai masjid kampus dengan kegiatan dan amaliah Aswaja.
“Kader IPNU-IPPNU Unesa, harus berusaha menciptakan budaya masjid kampus dengan amaliah-amaliah Aswaja An-Nahdliyah. Seperti yasinan, sholawatan setiap malam jumat, tahlilan, kajian, dan sebagainya,” pungkasnya (Hanan/Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Jelang Muktamar Ke-35 NU, PBNU Bakal Cek Kesiapan Lokasi dan Istighotsah Terbatas di Jombang pada 20 Agustus 2026
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua