PWNU Jakarta Siap Gelar Konferwil Ke-21 pada November 2026
NU Online · Senin, 28 September 2026 | 22:00 WIB
Jakarta, NU Online Jakarta
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) Ke-21 NU Jakarta pada pekan kedua November 2026. Kepastian tanggal dan lokasi pelaksanaan masih dalam tahap pematangan oleh panitia.
Sekretaris Steering Committee (SC) Konferwil Ke-21 NU DKI Jakarta, H Husny Mubarok Amir, mengatakan berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari konsep, materi hingga teknis pelaksanaan. Saat ini, pembahasan masih berlangsung di tingkat SC dan Organizing Committee (OC).
“Kepanitiaan (Konferwil) sudah siap,” kata Husny kepada NU Online Jakarta, Senin (28/9/2026).
Terkait lokasi, panitia menyiapkan dua opsi, yakni pondok pesantren dan hotel. Opsi pelaksanaan di pesantren dipertimbangkan dengan mengikuti pola Muktamar ke-35 NU.
Husny menjelaskan bahwa pertimbangan anggaran juga menjadi salah satu aspek yang dibahas dalam menentukan lokasi. Menurutnya, pelaksanaan konferwil di pondok pesantren berpotensi membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan hotel. Kendati demikian, panitia masih mempertimbangkan lokasi yang dinilai paling maslahat dan sesuai dengan kebutuhan konferwil.
“Masih kita bahas. Kita menunggu keputusan lokasi yang maslahat dan terbaik,” ujarnya.
Konferwil XXI NU DKI Jakarta akan mengangkat tema yang berkaitan dengan peran NU dalam menghadapi perkembangan Jakarta sebagai kota global. Tema yang disiapkan adalah “Khidmah NU di Kota Global: Menjaga Nilai, Menata Masa Depan.”
Husny menjelaskan, tema tersebut berangkat dari gagasan pentingnya sinergi antara PWNU DKI Jakarta sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan dengan para pemangku kepentingan di Jakarta, khususnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Secara epistemologis, itu berlandaskan sinergitas antara PWNU DKI Jakarta sebagai organisasi kemasyarakatan keagamaan dengan para stakeholder DKI Jakarta, khususnya Pemprov DKI Jakarta,” jelasnya.
Menurut Husny, sinergi tersebut diperlukan agar peran NU dapat terus hadir dan memberikan kontribusi di tengah dinamika Jakarta yang berkembang sebagai kota global, tanpa meninggalkan nilai-nilai yang menjadi landasan organisasi.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Habib Umar bin Hafidz Kunjungi PBNU, Ada Tiga Agenda di Dalamnya
2
Bolehkah Suami Menggunakan Tabungan Istri untuk Membayar Utang?
3
Kemenhaj Imbau Jamaah Umrah Indonesia Waspada, Pastikan Kesiapan Perjalanan
4
BNPB Sebut 639 Hektare Lahan Masih Terbakar di Enam Provinsi
5
Khutbah Jumat: Hak atas Udara Bersih untuk Menjaga Kesehatan Pernapasan
6
Profil KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais Aam PBNU Ahli Ushul Fiqih
Terkini
Lihat Semua