Keluarga Besar NU Babadan Gotong Royong Bangun Masjid
NU Online · Rabu, 25 Desember 2013 | 16:00 WIB
Rembang, NU Online
Keluarga besar Ranting NU Desa Babadan Kecamatan Kaliori, Rembang, Rabu pagi (25/12) berkumpul di masjid untuk mengecor masjid At-Taqwa yang baru dibangun. Pembangunan yang dimulai sejak November 2013 lalu, hingga kini baru mencapai lima puluh persen.
<>
Ketua ranting NU Desa Babadan, Tarmo mengatakan, pembangunan masjid ini disegerakan mengingat kondisinya sudah tua. “Banyak retak pada dinding tembok sehingga memerlukan penanganan cepat agar tidak membahayakan ketika ada jamaah untuk menjalankan ibadah,” katanya kepada NU Online.
Ketua Ranting NU berusia 45 itu menginginkan budaya gotong royong di kalangan masyarakat agar terus dijaga. Sehingga, setiap ada pembangunan masjid, mushola atau rumah warga sekalipun, kita bisa mengerjakan bersama-sama
Ketua panitia pembangunan masjid, Abdul Rosyid menjelaskan, pihaknya sangat kuatir dengan cuaca tak menentu akhir-akhir ini, seperti seringnya turun hujan.
Hal itu, kata dia, yang membuat panitia pembangunan harus melakukan pemberitahuan secara dadakan kepada anggota NU, Ansor, dan IPNU melaui koordinatir masing masing.
Meski dadakan, kata Rosyid, ratusan warga NU hadir dalam pengecoran itu dan selesai pukul 12.00 siang. Meski begitu, keakraban dan kekompakan para anggota yang hadir tetap senang untuk meninggalkan aktivitas mereka.
Anggota Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Masudi memaparkan, meski masih belum bisa membantu banyak, tetapi tetap bersemangat untuk bergotong-royong. (Ahmad Asmu’i/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua