Ketua Terpilih IPPNU Sumenep Akan Maksimalkan Kaderisasi
NU Online · Ahad, 12 Januari 2020 | 12:00 WIB
Syarifatun Jamilah terpilih sebagai ketua secara aklamasi saat Konfercab XX IPPNU Sumenep, (11/1). (Foto: NU Online/Sulaiman)
Sulaiman
Kontributor
Sumenep, NU Online
Kaderisasi sangat perlu dilakukan. Sebab ia merupakan bagian terpenting dari proses regenerasi kepengurusan yang akan memegang tongkat estafet perjuangan sebuah organisasi.
Hal itu disadari betul oleh Ketua terpilih Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Syarifatun Jamilah. Ia menegaskan, pihaknya akan meningkatkan kaderisasi dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) dari tingkatan ranting hingga cabang IPPNU di Kabupaten Sumenep.
"IPPNU Sumenep akan lebih meningkatkan kaderisasi dan SDM pengurus dari tingkatan paling bawah (pimpinan ranting) hingga tingkatan pimpinan cabang. Sebab, kaderisasi dan pengembangan SDM adalah langkah konkrit yang akan menentukan nasib IPPNU ini ke depan," tegas Syarifatun Jamilah saat memberikan sambutan usai resmi terpilih pada Konferensi Cabang (Konfercab) XX IPPNU Kabupaten Sumenep, di Gedung SKD Batuan, (11/1).
Tak hanya itu saja, Syarifah --sapaan akrabnya-- mengajak Pimpinan Ranting dan Komisariat IPPNU lebih aktif lagi bergerak menyebarkan Islam Ahlussunnah wal jamaah (Aswaja). Sebab Aswaja merupakan ruh dari NU. IPPNU, katanya, bukan milik perorangan tetapi milik semua. Keberhasilan pimpinan cabang juga ditentukan dari keaktifan kepengurusan di bawahnya.
"Tidak mungkin saya berjuang sendirian. Jadi, ke depan harus bahu-membahu membangun organisasi yang solid. Kami tentu juga meminta dukungan dan saran dari para senior-senior di sini. Mari pimpinan ranting dan komisariat lebih aktif lagi bergerak dan mengamalkan amalan-amalan Nahdlatul Ulama," pinta Syarifah.
"Hal penting itu adalah inovasi dan kolaborasi dalam menciptakan generasi yang unggul, mampu bersaing dan kompeten," katanya.
Syarifatun Jamilah terpilih sebagai ketua dalam Konfercab XX IPPNU Kabupaten Sumenep secara aklamasi. Ia akan mengganti Ainiyatur Rohmah yang sudah demisioner.
Kontributor: Sulaiman
Editor: Aryudi AR
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua