KH Lukmanul Hakim: Jangan Berhenti Berdzikir Kepada Allah
NU Online · Senin, 8 Juni 2015 | 10:01 WIB
Way Kanan, NU Online
Di hadapan kurang lebih lima ribu jamaah, Dr KH Lukmanul Hakim mengajak umat Islam Way Kanan, Lampung untuk senantiasa berdzikir kepada Allah.<>
"Kita harus punya waktu berdzikir dan berdzikir. Jadilah orang yang selalu berdizikir kepada Allah. Di mana-mana bisa berdzikir, dalam diam, duduk, istrirahat, merenung senantiasa berdzikir," ujar ahli fikih yang mengajarkan sufisme itu di Baradatu, Way Kanan, Ahad (7/6).
Pengajian ini dihelat dalam rangka peringatan hari Bakti Gotong Royong Masyarakat, Pengajian Haflah Akhirusanah dan Khotmil Quran Binnador IV" di Pesantren Darul Hikmah.
Doktor di University of Malaya Kuala Lumpur jurusan Siyasah Syar'iyyah tersebut juga menyatakan tidur juga bisa berdizikir.
"Sudah mengalami tidur yang berdizikir belum?" tanya Kiai Lukman pada kegiatan dihadiri Bupati H Bustami Zainudin dan Ketua DPRD Kabupaten Waykanan H Raden Adipati Surya itu.
Penulis buku "Psikologi Sufi" dan "Mutiara Agung Pangeran Sufi Al-Junaid Al-Baghdady" itu menjelaskan, berdzikir dalam tidur bisa dilatih. "Sebelum tidur membaca Qulhu, ayat kursi hingga 'lep' (tidur). Itu radar dzikir tetap bergerak," ujar dia lagi.
Penulis buku "Jack and Sufi, Sufisme di Reman-Remang Jakarta" dan "Tuhan diantara Inul dan Gang Dolly" itu menambahkan, orang yang senantiasa berdizikir akan dicatat sebagai dzakiri atau dzakiroh.
"Siapa tahu sampeyan tidak bangun setelah tidur. Dengan meninggal berdizikir, maka akan dicatat malaikat sebagai amal baik dan dimintakan ampunan dan juga supaya dihindarkan dari siksa," kata dia lagi.
Hadir pada kegiatan itu anggota DPRD Nikman Karim, Ketua PC GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto didampingi Kasatkorcab Banser Alex Almukmin beserta jajaran, anggota Dewan Pembina GP Ansor Ridwan LLB (Kasatkorcab Banser Waykanan masa khidmat 2010-2014), alumni Kader Penggerak NU Waykanan. Red: mukafi niam
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua