Komitmen Berantas HIV/AIDS, NU Boyolali Raih Penghargaan
NU Online · Kamis, 25 Juni 2015 | 04:03 WIB
Boyolali, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali bersama empat PCNU lainnya, meraih penghargaan dari PWNU Jawa Tengah, atas komitmen dan keaktifan mereka dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS.<>
Penyerahan penghargaan diberikan pada sebuah sesi dalam kegiatan pertemuan yang diselenggarakan LKNU Jateng di Semarang selama dua hari (22-23/6).
Andy Setyo Wibowo, Aktivis Forum Nadhliyin Peduli HIV/AIDS (FNPHA) Institute, yang hadir dan menerima penghargaan tersebut menjelaskan, selama ini NU Boyolali telah menyelenggarakan berbagai kegiatan dan program terkait pencegahan dan pemberantasan HIV/AIDS.
“Ini wujud komitmen kami untuk melakukan advokasi pelayanan publik, khususnya kepada ODHA,” terangnya kepada Ie, Rabu (24/6).
Untuk melaksanakan program-program yang ada, FNPHA bekerjasama dengan berbagai pihak antara lain dari pemerintah, KPA, para pelajar hingga para kiai di kampung.
“Kita lakukan sosialiasi hasil bahtsul masail NU terkait HIV/AIDS dengan melibatkan para kiai di kampung,” ujar Andy yang juga aktif di PC IPNU Boyolali.
Atas penghargaan ini, pihaknya berharap dapat lebih memperkuat semangat dan peran NU Boyolali dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan HIV/AIDS.
Dijelaskan Andy, angka persebaran HIV/AIDS di Boyolali cukup mengkhawatirkan. “Dari data terakhir yang kami peroleh, sebanyak 154 orang telah terinfeksi, dan 59 orang meninggal dunia akibat penyakit ini,” ungkap dia. (Ajie Najmuddin/Fathoni)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jihad Generasi Muda dalam Mengisi Kemerdekaan Indonesia
2
RAPBN 2027 untuk Program MBG Capai Rp240 Triliun, Setara 29 Persen dari Anggaran Pendidikan
3
Khutbah Jumat: Jangan Nodai Kemerdekaan dengan Kemaksiatan
4
RAPBN 2027 Tembus Rp4.097,2 Triliun, DPR: Harus Berdampak dan Menjawab Harapan Rakyat
5
Gus Ipul Targetkan DPT Muktamar Ke-35 NU Rampung 17 Agustus 2026, Sebut Progres SK 95 Persen
6
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
Terkini
Lihat Semua