Kompetisi Sains Madrasah Se-Jatim Digelar di Surabaya
NU Online · Kamis, 16 Mei 2013 | 06:45 WIB
Surabaya, NU Online
Sebanyak 400 peserta lebih dari Madrasah Aliyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Ibtidaiyah mengikuti tahap seleksi kompetisi sains tingkat Jawa Timur di Surabaya pada 15-16 Mei.
<>
“Tahap pertama penyisihan ini untuk menetukan sepuluh besar untuk masing-masing, dan dari sepuluh itu akan dipilih enam peserta terbaik yakni Juara I,II,III dan Harapan I,II dan III,” kata koordinator seleksi, Abdul Hakim, di Surabaya, Rabu malam.
Untuk penentuan juara akan dilaksanakan Kamis (16/5) yaitu pada tahap kedua kompetisi usai memperoleh sepuluh peserta terbaik dan Juara I akan mengikuti kompetisi di tingkat nasional.
Pada lomba tahap pertama ini berlangsung mulai pukul 17.00-21.00 WIB. Jawaban akan dikoreksi oleh tim independen dari Universitas Negeri Surabaya.
Dalam kompetisi ini ada sembilan jenis mata pelajaran yang dilombakan, yaitu Pendidikan Agama Islam, Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Geografi, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
Beberapa peserta mengaku optimistis bisa memenangkan lomba karena telah melakukan persiapan yang matang.
“Yakin, sangat yakin untuk memenangkan lomba karena telah melakukan persiapan serta doa,” kata salah satu peserta dari MA Amanatul Ummah Surabaya, Zaenur Ridho.
Kompetisi Sains Bahasa dan Agama ini tidak hanya untuk tingkat Madrasah Aliyah tapi juga tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Kegiatan ini sebagai ajang kompetisi bagi peserta didik yang sekaligus merupakan kegiatan evaluasi terhadap hasil pembinaan selama ini yang dilakukan oleh masing-masing Madrasah.
Penyelenggaraan kompetisi tersebut dilakukan di beberapa tempat berbeda seperti Hotel Twin, Hotel Inna Simpang, Hotel Oval serta Asrama Haji Sukolilo.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua