LP Ma’arif PCNU Tuban Gelar Monitoring POP Penerapan Literasi dan Numerasi
NU Online · Rabu, 29 Maret 2023 | 20:30 WIB
Kegiatan monitoring pelaksanaan literasi dan numerasi Program Organisasi Penggerak (POP), di SD Islam, Tuban, Rabu (29/3/2023). (Foto: Istimewa)
Syifa Arrahmah
Penulis
Jakarta, NU Online
Lembaga Pendidikan Ma’arif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif PCNU) Kabupaten Tuban, Jawa Timur menggelar agenda kegiatan monitoring pelaksanaan literasi dan numerasi Program Organisasi Penggerak (POP), di SD Islam, Tuban, Rabu (29/3/2023).
Kegiatan yang telah berjalan selama tiga tahun, sejak 2021-2023 ini dilakukan atas kerja sama dengan LP Ma’arif NU Pusat beserta Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban.
Ketua LP Ma’arif PCNU Kabupaten Tuban Sofiyan Yunus berharap kegiatan monitoring POP ini keberhasilannya dapat terhubung secara masif ke madrasah/sekolah, khususnya para tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Tuban.
“Saya berharap kegiatan ini terdesiminasi kepada guru-guru dan madrasah/lembaga pendidikan di bawah naungan Ma’arif NU Tuban,” kata Sofiyan.
Adapun kegiatan yang terhimpun dalam monitoring ini adalah pertemuan kemudian pemaparan alat peraga pengajaran literasi dan numerasi, yang disampaikan langsung oleh tim LP Ma’arif NU Pusat dan fasilitator daerah setempat.
Pertemuan ini digelar dalam rangka mengamati dan mengetahui perkembangan, kemajuan serta keberhasilan penerapan pelatihan literasi dan numerasi kepala madrasah/sekolah dan guru sasaran POP.
Sebagai informasi, kegiatan POP ini diikuti oleh beberapa madrasah/sekolah di antaranya perwakilan dari LP Ma’arif SD Islam Tuban, dan beberapa sekolah SD Bina Anak Shaleh (BAS), SD Al Hadad Singgahan, SD Daruttauhid, dan SD Al Hilmani dari Tambakboyo.
Berkumpulnya lembaga-lembaga tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan LP Ma’arif NU Tuban dengan pemangku lembaga lain. Lebih jauh, perkumpulan ini dapat membuahkan hasil agar lembaga-lembaga tersebut tergabung di bawah naungan LP Ma’arif NU.
Pewarta: Syifa Arrahmah
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua