Bogor, NU Online
Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta digelar di New Zealand House, pesantren Assalam, Bogor, Jawa Barat, Jumat hingga Ahad (2-4/11).<>
New Zealand House adalah sebuah nama asrama untuk santri di pesantren As-salam. Asrama tersebut dibangun oleh Kedutaan Besar Selandia Baru dan diresmikan Duta Besar David Taylor 25 September lalu. Selain New Zealand House, ada juga asrama dibangun sekumpulan ibu-ibu dari Belanda. Tapi belum rampung.
Menurut pengasuh Assalam, Ali Qohar, jaringan ke kedua negara tersebut berkat kegiatannya yang sering menangani anak-anak jalanan selama lebih dua puluh tahun.
“Pesantren Assalam memberikan pendidikan gratis untuk kaum dhu'afa. Tapi kami tidak akan mencantumkan sebagai pesantren “dhuafa” karena itu kurang baik bagi psikologi anak,” ujar Ali Qohar yang biasa disapa Aang, yang juga mantan aktivis PMII IAIN Sunan Ampel ini.
Selain itu, sambung mantan Satkorlap Banser Jakarta Timur ini, Assalam juga memberikan pembelajaran bahasa Inggris untuk umum. “Pelajaran bahasa Inggris dibimbing langsung orang bule yang memang berprofesi sebagai pengajar, seperti guru dan dosen.”
“Pesantren ini juga mengajarkan praktik pertanian di sekitar komplek pesantren berarea 3 hektare, dan peternakan. Selain itu, santri belajar mempraktikan hubungan antar-manusia yang saling menghormati meski berbeda latar belakang,” katanya.
Menurut Ketua PMII Komisariat Fakultas Dakwah, Zakki Zulhazmi, pesantren Assalam sangat cocok untuk pelatihan semacam Mapaba.
Dikatakan Zakki, Komisariat Fakultas Dakwah untuk pertama mengadakan kegiatan di pesantren tersebut setelah mendengar pengasuhnya senior di PMII. Lebih dari itu, pengasuhnya sangat terbuka jika pesantren tersebut digunakan kegiatan oleh Keluarga Besar NU lain semacam IPNU, IPPNU, GP Ansor, dan lain-lain.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar Ke-35 NU, Sembilan Pesantren Masuk Daftar
6
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
Terkini
Lihat Semua