Pamekasan, NU Online
Menguatkan rasa kebersamaan dalam dunia pendidikan adalah kemestian. Tampaknya, inilah yang disadari para pegiat pendidikan yang ada di lingkungan Madrasah Diniyah (MD) Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Miftahul Ulum (Yaspimu), Kertagena Tengah, Kadur, Pamekasan. Bagaimana adanya?
Empat bulan terakhir ini, MD Yaspimu melaksanakan program kegiatan berupa Kolom Bulanan yang diikuti oleh semua guru dari tingkat RA hingga ‘Ulya. Beberapa guru sekolah formal (TK-SMA) Yaspimu pun terlibat aktif di dalamnya.<>
Dari hasil penelusuran NU Online, Kolom Bulanan tersebut digagas oleh salah satu lulusan pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, K Muhammad Lisap. Kiai Lisap menyampaikan gagasannya tersebut kepada ketua Yaspimu, K Ach Suja’i. Dayung berlabuh berirama dengan persetujuan semua ustadz dan ustadzah MD Yaspimu. Kolom Bulanan pun berjalan secara teratur setiap bulannya.
Menariknya, Kolom Bulanan itu dilaksanakan secara bergilir, ditempatkan di kediaman ustadz atau ustadzah Yaspimu. Pelaksanaannya malam hari, usai shalat Isya’. Dipastikan ada suguhan berupa teh/kopi dan makan malam yang diberikan tuan rumah (shohibul hajat).
Suguhan makanan tersebut bisa dibilang tidak terlalu membebani tuan rumah. Sebab, biayanya berasal dari gaji para guru. Artinya, setiap bulan, gaji guru/ustaz dipotong sebesar Rp 5 ribu untuk diberikan kepada tuan rumah. Uang yang terkumpul ini pada akhirnya kembali lagi pada guru/ustadz bersangkutan yang sudah mewujud makanan.
Hal terpenting lainnya ialah bangunan kebersamaan dan ikatan emosional antar-ustadz/ustadzah dan atau dewan guru yang terasa kental. Mereka terlihat akrab sekali. Sebelum Kolom Bulanan dibuka dengan istighasah, mereka berbincang-bincang santai. Senyum dan tawa ringan menghiasi keakraban mereka.
Kolom Bulanan dilakukan penuh khidmat. Dimulai dengan pembacaan surat Al-Fatihah, zikir bersama, dan musyawarah. Dalam musyawarah inilah hadirin terlihat aktif. Ritme forum yang awalnya landai, ketika musyawarah digelar, berubah menjadi hangat. Hal itu terkait dengan evaluasi kependidikan. Atas semua itu, muara dari rapat itu adalah pencerahan. Sekecil apapun masalah kependidikan dapat diatasi secara baik.
Jumat (9/3) malam kemarin, Kolom Bulanan tersebut ditempatkan di Aula Yaspimu. Mestinya, saat itu digelar di kediaman Kepala SMP Islam Miftahul Ulum, Suto Abdurrahman. Alumnus Annuqayah ini memang kebagian pertemuan yang keempat. Pertemuan keempat tersebut diletakkan di Aula Yaspimu dikarenakan juga akan disinggung persiapan Haflatul Imtihan sebagai puncak kegiatan di Yapimu.
Tak kalah menariknya, pada kesempatan itu, juga digelar pemutaran Film Jamaah yang diterbitkan oleh pesantren Salafiyah Syafi’iyah, Sukorejo, Situbondo. Film tersebut dipandang penting untuk dituntun bersama karena mengandung nilai pendidikan keagamaan yang menarik dan penting. Di dalamnya diurai tentang teknik berwudlu’ yang baik, shalat yang baik, dan sebagainya. Sembari menonton Film Jamaah, hadirin menikmati makan malam. Gerimis malam menambah indahnya suasana.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Hairul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
6
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
Terkini
Lihat Semua