Muludan, Ansor Patebon Gelar Budaya Pengajian Teaterikal
NU Online · Senin, 5 Januari 2015 | 13:06 WIB
Kendal, NU Online
Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Patebon kabupaten Kendal bersama Dewan Kesenian Kendal meperingati maulid Nabi Muhammad SAW dengan pelbagai kegiatan mulai dari sema’an 30 juz Al-Quran, imtihan awwal TPQ 06 An-Nur Margosari. Sementara puncak peringatan maulid diisi dengan pementasan rebana, pembagian pohon, dan pengajian teaterikal bersama KH Amin Budi Harjono di halaman TPQ NU 06 An-Nur, Ahad (4/1) malam.
<>
Ketua Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW Ulul Azmi mengatakan, selain pembacaan maulid Simthud Durror juga ada beragam acara. Kegiatan puncak gelar budaya pengajian teaterikal diisi oleh musik sholawat dan puisi oleh Dewan Kesenian Kendal, Sedulur Caping Gunung Kendal, Penyair Sebumi Kelana Siwi Kristyaningtyas dan Narti Rikha, Penyair Semarang.
Peringatan maulid ini dihadiri jajaran pengurus PAC Ansor Patebon, Pengurus Dewan Kesenian Kendal, MWCNU Patebon, dan jamaah pengajian yang memadati halaman. Hujan yang menguyur, tidak mengurangi semangat mereka untuk memperingati puncak peringatan maulid Nabi Muhammad, Ahad (4/1) malam.
“Semoga kegitan ini bisa menumbuhkan kecintaan kita kepada Nabi Muhammad dan memahami kearifan budaya lokal. Sebab, sekarang ini banyak akidah yang tidak sesuai dengan kearifan NU yang telah lama membumi ke masyarakat,” tutur Ketua Ansor Patebon Sukarto.
Sementara Kiai Budi Harjono membagikan pohon dan caping kepada para jamaah. Ia berpesan kepada mereka untuk nandur, menanam pohon. Sebab Indonesia merupakan paru-paru dunia. Sementara caping gunung merupakan tanda bahwa bentuk lingkaran sebagai manifestasi perwujudkan kehidupan ini. sedangkan lambang gunung menjadi puncak hubungan manusia dengan Allah Swt.
“Kita adalah bangsa yang beradab. Semua aktivitas terkait-paut dengan puncak hubungan dengan Allah, ungkapan sehari-hari yang terucapkan seperti 'ealah, oalah, ndelalah, walah'. Ungkapan yang telah membudaya tersebut sebagai bentuk Illah yakni selalu berhubungan langsung dengan Allah,” ucap Kiai yang akab dipanggil dengan sebutan Kiai Budi. (Lukni Maulana/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua