Jember, NU Online
MWCNU Wuluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur terus mengepakkan sayapnya untuk memperluas jangkauan pengabdian kepada masyarakat. Selain dikenal sebagai MWCNU paling aktif dengan beragam kegiatannya, warga Wuluhan dikenal guyub dalam menyokong kegiatan NU. Salah satunya dibuktikan dengan lancarnya program Koin. Hanya dalam beberapa bulan, NU Care-UPZIS Wuluhan berhasil membeli mobil.
“Mobil tersebut milik adalah aset MWCNU Wuluhan, dan untuk kepentingan umat,” tukas Ketua MWCNU Wuluhan, Ustadz Rifqotul Mustain kepada NU Online di Jember, Jumat (7/3).
Menurut Ustadz Mustain, di Kecamatan Wuluhan terdapat 27 Ranting NU. Untuk keperluan pengumpulan dana lewat koin NU, disebar 4000 kaleng. Dari kaleng-kaleng itu, setiap bulan bisa ditarik uang rata-rata Rp. 5 juta.
“Alhamdulillah, warga kompak,” lanjutnya.
Ia menambahkan, uang yang terkumpul setiap bulan wajib dipertanggung jawabkan kepada warga dan Allah. Yakni dipergunakan untuk kepentingan umat secara transparan. Dengan begitu, diharapkan kepecayaan yang diberikan warga akan terus meningkat, sehingga mereka tidak berat untuk menyalurkan sedekahnya kepada NU.
"Kunci utamanya adalah penggunaan yang transparan dan sesuai dengan kesepakatan bersama. Kalau itu dilakukan, insyaallah lancar terus,” jelasnya.
Ustadz Mustain berencana akan menambah kaleng lagi untuk disebarkan ke warga guna memaksimalkan perolehan dana. Sebab, diyakini masih banyak warga yang mampu namun belum tersentuh kaleng.
“Semoga kedepannya lancar, dan kami bisa berbuat lebih banyak bagi umat,” pungkasnya. (Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua