NU Bulu Siap Labeli Masjid Nahdliyin sebagai Aset NU
NU Online · Selasa, 26 November 2013 | 20:00 WIB
Rembang, NU Online
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bulu mengadakan musyawarah kerja (Musyker) di Madrasah Ibtidaiyah Miftahul Ulum, Dukuh Kembang, Desa Pinggan, Rembang, Jawa Tengah, Selasa (26/11).
<>
Musyawarah itu untuk agenda satu tahun ke depan tersebut melibatkan badan otonom (Banom), lembaga, dan lajnah NU. Agenda yang dibahas adalah pelabelan masjid NU di Kecamatan Bulu.
Ketua MWCNU Kecamatan Bulu, Sarkowi, menjelaskan pelabelan dilakukan sebagai upaya menangkis serangan dari aliran Islam “garis keras” yang sering memanfaatkan masjid tanpa label untuk menanamkan ajarannya.
“Kami pada tahun ini, akan menggalakan pelabelan masjid se-Kecamatan Bulu yang notabennya milik warga nu,” kata Sarkowi.
Lebih lanjut Sarkowi bercerita, Nahdlatul Ulama di Kecamata Bulu merupakan mayoritas dari seruh aliran yang ada. Tetapi dalam melabelkan NU disetiap masjid, masyarakat belum terlalu berani. Meski demikian, akan diupayakan pelabelan kepada masjid yang jelas-jelas milik warga NU
Pelabelan Masjid NU se-Kecamatan Bulu, direncanakan akan berjalan tiga bulan kedepan sudah selesai. Dari target program tersebut, biaya anggaran pelabelan akan dibebankan kepada ranting NU setempat.
Selain pelabelan masjid, Musyker itu menyepakati pembenahan struktur kepengurusan dari tingkatan ranting hingga MWC. (Ahmad Asmu’i/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua