NU Care-LAZISNU Jatim Raih Predikat WTP atas Audit Keuangan 2025
NU Online · Rabu, 2 September 2026 | 10:00 WIB
Surabaya, NU Online
NU Care-LAZISNU Jawa Timur meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas hasil audit laporan keuangan tahun 2025.
Opini WTP tersebut diberikan berdasarkan audit independen yang dilakukan Kantor Akuntan Publik (KAP) Moh Wildan & Adi Darmawan. Hasil audit diserahkan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam acara Konsolidasi Amil se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Darul Ulum, Jombang, Ahad (30/8/2026).
Penyerahan hasil audit dilakukan oleh Bendahara LAZISNU Jatim H Tamsil Ainnur Rizal dan diterima Wakil Sekretaris PWNU Jatim KH Fatchul Aziz.
Bendahara LAZISNU Jatim H Tamsil Ainnur Rizal menyampaikan rasa syukur atas capaian opini WTP tersebut. Menurutnya, predikat tersebut bukan sekadar penilaian terhadap laporan keuangan, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga amanah umat.
"Setiap rupiah yang dititipkan kepada kita (LAZISNU Jatim) harus dapat dicatat, dipertanggungjawabkan, dan dibuktikan manfaatnya," ujarnya, Selasa (1/9/2026) dikutip dari laman resmi LAZISNU Jatim.
Ia menjelaskan, audit KAP menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan pengelolaan dana umat di lingkungan LAZISNU berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Audit tersebut, lanjutnya, memberikan keyakinan bahwa dana yang dihimpun dari masyarakat telah dikelola dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Audit KAP memberi keyakinan bahwa amanah tersebut dikelola dengan tata kelola yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel," katanya.
Bukan Tujuan Akhir
Namun, Tamsil menegaskan bahwa opini WTP tidak seharusnya menjadi tujuan akhir. Menurutnya, pembenahan tata kelola harus berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan kemaslahatan masyarakat.
“Yang lebih penting lagi, target LAZISNU sebaiknya tidak berhenti pada ‘laporannya WTP’, tetapi bergerak menuju ‘WTP dalam laporan, tertib dalam tata kelola, tepat dalam penyaluran, dan nyata dalam kemaslahatan’,” ungkapnya.
Siapkan Audit LAZISNU PCNU
Sementara itu, Direktur Wilayah NU Care-LAZISNU Jawa Timur Moch Rofii Boenawi mengatakan pihaknya akan mendorong penguatan tata kelola keuangan LAZISNU di tingkat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Jawa Timur.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah pelaksanaan audit laporan keuangan pada 2027, terutama terkait intensifikasi gerakan kotak infak (Koin) NU.
“Insyaallah tahun 2027 seluruh LAZISNU PCNU se-Jawa Timur akan kita audit laporan keuangannya, terutama yang berkaitan dengan intensifikasi gerakan Koin NU,” kata Rofii.
Menurutnya, gerakan Koin NU menjadi salah satu bagian penting dalam aktivitas penghimpunan dana di lingkungan NU. Karena itu, pengelolaan dana tersebut perlu didukung pencatatan dan pelaporan keuangan yang tertib secara administratif.
“Jadi, nanti kita audit. Terutama Koin NU, bagaimana penghimpunannya, bagaimana pengelolaannya, dan bagaimana pelaporannya,” ujarnya.
Untuk mendukung langkah tersebut, pihaknya telah menyiapkan platform khusus laporan keuangan bagi LAZISNU PCNU se-Jawa Timur. Platform tersebut kini dalam tahap penyempurnaan.
“Sudah kita siapkan platform pelaporannya untuk memudahkan teman-teman LAZISNU PCNU se-Jatim. Bila sudah siap akan disosialisasikan,” pungkasnya.
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua