NU-Muhammadiyah Hargai Siapapun Presiden Pilihan Rakyat
NU Online · Rabu, 9 Juli 2014 | 06:53 WIB
Surabaya, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PW NU) dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur secara institusi/organisasi mengakui siapapun presiden-wakil presiden pilihan rakyat yang terpilih secara demokratis pada Pemilu Presiden 9 Juli 2014.
<>
Wakil Ketua PW NU Jawa Timur, HM Sholeh Hayat, menyatakan, PW NU akan mengayomi dan mengakui keabsahan siapapun yang terpilih dengan suara terbanyak dan konstitusional secara demokratis.
"Mari kita jaga persatuan dan ketenangan proses pemilihan presiden, karena Pemilu Presiden itu sebenarnya hanya salah satu tahapan dan juga hak rakyat untuk menyalurkan aspirasinya," katanya.
Sekretaris PW Muhammadiyah Jawa Timur, H Nadjib Hamid, di Surabaya, Rabu juga mengatakan yang senada.
"PW Muhammadiyah mewajibkan warganya untuk memilih dan kami mengakui pilihan sesuai aspirasi dan hati nurani masing-masing," katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Jawa Timur, Eko Sasmito, menegaskan, 30.639.897 pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada 75.979 TPS pada Pemilu Presiden 2014 ini. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
6
Iuran Lomba 17 Agustus: Gotong Royong atau Justru Bisa Jadi Judi? Ini Batas Hukumnya
Terkini
Lihat Semua