Pamekasan, NU Online
Sebagai salah satu rangkaian kegiatan pra-Harlah ke-89 NU, para pengurus PCNU Pamekasan melakukan ziarah makbarah yang melibatkan segenap pengurus di 13 pengurus Majelis Wakil Cabang NU se-Pamekasan, belum lama ini. <>
Dari data yang dikumpulkan NU Online, ziarah ke makam di 28 pesantren se-Pamekasan itu dibagi menjadi 6 zona. Yaitu: kecamatan Kota, Tlanakan, & Proppo (zona 1), Palengaan (zona 2), Pakong (zona 3), Larangan & Kadur (zona 4), Pademawu & Galis (zona 5), dan Pegantenan & wilayah utara (zona 6).
Dari keenam zona tersebut, zona 1 sudah dilaksanakan yaitu pada Ahad (20/5) kemarin. Sedangkan yang lainnya masih belum dilaksanakan dan terjadwal. Ziarah yang dituju pada zona 1 ini meliputi 8 ulama, yaitu alm. KH Sya'rani (PP Darus Salam, Juncangcang), alm. KH Sirajuddin (PP Miftahul Ulum, Bettet), alm. KH Abd Mughni & alm. KH Zubair (PP Sumber Anyar, Tlanakan).
Selain itu, ada juga alm. KH Ahmad Syarqawi (PP Matrasatul Huda, Panempan), alm. KH Dailami Damanhuri (PP Tattangoh, Proppo), alm. KH Khairuddin (PP Al-Ikhlas Banyu Mas, Proppo), dan alm. KH Rafi'ie (PP Bustanul Ulum, Sumber Anom).
Menurut ketua PCNU Pamekasan KH Abd Ghoffar, M.H.I, ziarah makbarah dijadikan rangkaian kegiatan pra-Harlah ke-89 NU di Pamekasan karena dipandang suatu hal yang sangat penting.
Dikatakan, ziarah makbarah bisa dijadikan wahana untuk mengingat kematian. Sehingga, para pengurus NU akan selalu teringat bahwa hidup ini tidak abadi.
"Terpenting pula ialah kita bisa melakukan perenungan akan perjuangan para ulama dan atau kiai yang sudah wafat," tandasnya.
Redaktur : Sudarto Murtaufiq
Kontributor : Hairul Anam
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua