Jember, NU Online
Univesitas Islam Jember (UIJ) adalah satu-satunya asset pendidikan tinggi yang dimiliki NU Jember. Karena itu, segenap pengurus dan warga NU harus bahu-membahu untuk membesarkan perguruan tinggi yang terletak di jaan Kiai Mojo itu.
<>
Demikian dikemukakan Ketua PCNU Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin dalam acara silaturrahim PCNU, MWCNU dan Yayasan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPNU) di aula UIJ, Kamis (2/5).
Menurut Gus A’ab –sapaan akrabnya— UIJ harus dibantu sehingga kelak menjadi perguruan yang bisa dibanggakan. “Untuk PMB kali ini, kantor MWCNU dan Ranting NU, siap menjadi posko PMB,” ucapnya.
Gus A’ab menambahkan, UIJ tidak bisa dilepaskan dari NU Jember. Dari sejarahnya, tanah UIJ dibeli oleh NU setelah menjual kantor NU di barat pendopo Jember. Pembangunan gedungnya juga hasil gotong royong sumbangan dari tokoh-tokoh NU dan MWCNU, mulai dari material bangunan hingga dana. “Memang, NU dan UIJ pernah putus hubungan karena faktor teknis. Tapi sekarang sudah menyatu. Makanya, kalau ketua NU otamatis ketua yayasan,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor UIJ, Dodiek Sutikno mengungkapkan, tidak banyak perguruan tinggi yang langsung dimiliki oleh NU. Yang ada, katanya, lembaga pendidikan dimiliki oleh tokoh-tokoh NU atau pesantren. “Tapi UIJ lain. Ini seratus persen dimiliki oleh NU Jember,” cetusnya seraya menambahkan, mahasiswa UIJ saat ini mencapai 4000-an orang. (aryudi a razaq/abdullah alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
4
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
5
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
6
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
Terkini
Lihat Semua