Kudus, NU Online
Pengurus Pusat Pagar Nusa H Fathan Subkhi mengajak para pesilat Pagar Nusa sebagai garda terdepan membentengi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan NKRI dari ancaman faham lain.<>
"Sekarang ini Nahdlatul Ulama terus berjuang membendung paham-paham lain yang berupaya mendiskreditkan ajaran dan amalan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan NKRI," katanya dalam acara Rapat Kerja Cabang (rakercab) IV Pagar Nusa Kudus di Aula Kantor NU setempat, Jum'at (4/1).
Ia menekankan sebagai kader muda NU harus selalu mengamalkan ajaran aswaja denga bersikap tasamuh (toleran), tawasuth (moderat), tawazun (berimbang) dan i'tidal (adil) dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
"Kita harus selalu menjaga NKRI dari faham yang mengatasnamakan jihad agama namun radikal. Bagi NU, NKRI adalah final," tegasnya dihadapan ratusan Pagar Nusa Kudus.
Ia mengharapkan sekarang ini Pagar Nusa bukan hanya sebagai olah raga saja melainkan harus mentransformasikan menjadi olah intelektual, perekonomian dan olah pendidikan maupun gerakan lainnya.
"Sebagai salah satu banom NU, pagar Nusa dituntut kerja nyata dituntut baktinya kepada masyarakat," tambah Fathan.
Pagar Nusa, katanya, merupakan kaum terlatih, terdidik, disiplindengan pelatihan meneruskan perjuangan pendiri Nahdlatul Ulama.
"Oleh karenanya harus siap mengawal NU dalam beramar ma'ruf nahi mungkar. Sesuai namanya, Pagar Nusa adalah pagarnya NU dan bangsa," tandasnya lagi.
Rakercab IV ini diikuti semua pengurus dan pelatih pagar Nusa Kudus. Dalam keputusannya, Pagar Nusa Kudus siap mengembangkan pencak silat milik NU ini ke lembaga pendidikan Ma'arif dan perguruan Tinggi.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor : Qomarul Adib
Terpopuler
1
Para Kiai Sepuh Sarankan Presiden Prabowo Tindak Tegas Pejabat yang Ikut Campur Muktamar Ke-35 NU
2
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
3
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
4
Muktamar Ke-35 NU Dibuka Kamis 27 Agustus Pukul 15.00 WIB oleh Presiden Prabowo
5
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
6
Anjuran Merayakan Maulid Nabi Muhammad dan Dalil-Dalilnya
Terkini
Lihat Semua