Daerah

NU Peduli Gempa Flores Salurkan Bantuan dan Edukasi Keselamatan di Manggarai

NU Online  ·  Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:57 WIB

NU Peduli Gempa Flores Salurkan Bantuan dan Edukasi Keselamatan di Manggarai

NU Peduli Salurkan Bantuan untuk Flores. (Dok. NU Peduli).

Jakarta, NU Online

Penanganan warga terdampak gempa Flores tidak berhenti pada penyaluran bantuan logistik. NU Peduli Gempa Flores juga mendatangi sejumlah posko pengungsian di Kabupaten Manggarai dan memberikan edukasi mengenai keselamatan selama warga berada di tenda darurat.

 

Ketua Satuan Tugas NU Peduli Gempa Flores, Ajhar Jowe, mengatakan masih terdapat banyak posko yang membutuhkan dukungan. Bantuan disalurkan dengan menyesuaikan kebutuhan warga, mulai dari sembako, makanan ringan, susu, popok, selimut, tikar, hingga terpal.

 

“Di Kabupaten Manggarai itu banyak posko-posko yang belum disentuh. Akhirnya kita datangin sembako, makanan ringan, susu bayi, popok bayi, selimut, terpal. Kita bantu buat pemasangan tenda darurat bersama warga,” ujar Ajhar kepada NU Online, Selasa (25/8/2026).

 

“100 paket sembako untuk lansia, 250 paket sembako untuk Anak Pelita, sekitar 200-300 paket sembako umum, sekitar 500 tikar dan 250 terpal, serta satu pikap makanan kebutuhan tahu dan 20 ember besar disuplai untuk seluruh posko,” lanjutnya.

 

Ajhar mengungkapkan, dalam satu tenda terdapat satu hingga lima kepala keluarga. Sebagian warga memilih bertahan di posko karena rumah mereka mengalami kerusakan atau kemiringan sehingga dinilai belum aman untuk ditempati.

 

Ia mengatakan tim NU Peduli turut mengedukasi warga agar kepadatan di dalam tenda dikurangi. Hal itu dilakukan untuk meminimalkan risiko apabila gempa susulan kembali terjadi.

 

“Dalam tenda itu ada satu sampai lima KK (kepala keluarga) di dalam satu tenda posko mandiri. Tapi mereka belum mau tinggal di dalam rumah karena ada yang rusak, ada yang miring, jadi mereka memilih lebih ke posko sehingga di posko itu banyak yang numpuk,” katanya.

 

Ajhar menyampaikan bahwa kepadatan di dalam tenda juga berpotensi membuat lingkungan tidak sehat dan meningkatkan risiko ketika terjadi gempa susulan.

 

“Yang pertama, lingkungannya tidak sehat. Yang kedua, jika terjadi gempa susulan, dampak reruntuhan, baik tenda maupun bangunan yang dianggap layak dipakai, tetapi pada saat terjadi kondisi darurat mungkin akan kelabakan saat evakuasi ketika gempa lagi,” tuturnya.

 

Karena itu, NU Peduli mendorong agar satu tenda ditempati satu atau dua kepala keluarga. Pendampingan dilakukan untuk mengurangi risiko selama aktivitas gempa masih berlangsung.

 

“Kalau sampai hari ini masyarakat tinggal di tenda itu karena situasi gempa masih aktif. Contoh di Manggarai hari ini statusnya masih M6,5,” tutur Ajhar.

 

Tim NU Peduli Gempa Flores juga membuka donasi melalui LAZISNU NTT untuk mempercepat distribusi bantuan logistik, evakuasi, layanan kesehatan, serta pendampingan masyarakat. Donasi dapat disalurkan melalui BSI 7164790007 atas nama LAZISNU NTT dan konfirmasi ke kontak 082144503651 Gus Sholeh.

 

Donasi juga dapat dilakukan melalui situs nucare.id/campaign/pedulibencana dan NU Online Super App melalui fitur Galang Dana Korban Bencana.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang