Batu, NU Online
Kemandirian merupakan salah satu kunci sukses dalam membangun kualitas pendidikan yang mumpuni. Demikian disampaikan Rais Syuriyah PCNU Babat, Jawa Timur, KH Makmun Afandi saat memberikan sambutan dalam Rapat Koordinasi, Konsultasi dan Singkronisasi III di Kota Batu, Malang, Senin (5/2).
Menurutnya, dengan kemandirian, lembaga pendidikan akan terdorong untuk berkreasi dalam mencari solusi dari permasalahan yang ada. Sehingga teruji dalam memecahkan masalah secara mandiri.
"Kemandirian NU sangat penting dalam rangka membangun kualitas pendidikan yang mencerminkan tujuan kemanfaatan dan kebarokahan," tukasnya
Sementara itu, Ketua PW LP Maarif NU Jawa Timur, KH Noor Shodiq Askandar dalam pengarahannya menegaskan pentingnya lembaga pendidikan NU untuk menerapkan nilai-nilai pendidikan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) dan ke-NU-an dalam sistem pendidikannya. Sehingga lulusannya tidak hanya cakap tapi juga loyal kepada NU.
"NU di dalam bidang pendidikan perlu menerapkan nilai-nilai pendidikan Aswaja dalam sistem pendidikannya, seperti ahli berjamaah dalam berorganisasi, taat keputusan organisasi dan menerapkan nilai-nilai kepesantrenan yang baik," ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Ketua PC LP Maarif NU Babat, H Sufaat. Menurutnya untuk mencapai kualitas pendidikan yang baik, peran maksimal kepala sekolah dan semua pihak yang terlibat dalam sistem pendidikan, sangat diperlukan. Selain itu, koordinasi antar lini, juga tak kalah pentingnya.
"Peran kepala sekolah dan madrasah serta pengurus LP Maarif NU cabang Babat harus memiliki pemahaman yang sama dan saling terkoneksi atas rancangan program dan target Nahdlatul Ulama dari pusat, wilayah sampai satuan pendidikan," jelasnya.
Rapat koordiansi tersebut di ikuti oleh 239 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan madrasah di lingkungan Nahdlatul Ulama Cabang Babat (Ibnu Nawawi/Aryudi AR).
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Lima Kelompok Ini Perlu Jadi Perhatian NU dalam Putusan Muktamar Ke-35 di Tambakberas
3
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
4
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
Terkini
Lihat Semua