Kudus, NU Online
Pimpinan Anak Cabang IPPNU Kecamatan Gebog Kudus kembali mengadakan acara MAGNUM (Majlis Arisan Gerakan NU Muda) di rumah salah satu pengurus di Menawan, Ahad (26/2). Acara yang diadakan secara rutin Ahad ketiga setiap bulan ini diikuti 25 pengurus PAC dan perwakilan ranting dan PK (Pimpinan Komisariat) se-Kecamatan Gebog Kudus. <>
Selain arisan, kegiatan pada putaran ketiga ini juga mendiskusikan tema actual yakni “Membumikan Aswaja melalui IPNU- IPPNU”.
Menurut pimpinan diskusi Novi Puji Astuti, pengambilan tema tersebut dilatarbelakangi oleh maraknya gerakan-gerakan yang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah wal jamaah dan gerakan radikal yang mengatasnamakan islam.
“oleh karena itu perlu membangun strategi gerakan yang jitu dalam menunaikan amalan kepelajaran IPNU-IPPNU,”katanya.
Menanggapi hal tersebut, ketua PAC IPPNU kec. Gebog, Wiwik Qomariyyah mengatakan perlu adanya penguatan ideologi yang harus ditanamkan sejak dini dikalangan pelajar IPNU-IPPNU.
Langkah ini,tambahnya, dimaksudkan sebagai benteng agar para pelajar IPNU-IPPNU tidak mudah menjadi korban cuci otak dan tidak mudah terjerumus kedalam gerakan-gerakan yang menyimpang dari ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah.
“Untuk itu IPPNU sebagi organisasi kepelajaran penting membangun gerakan berbasis keilmuan untuk penguatan ideologi Aswaja dikalangan pelajar” tandas wiwik.
Pimpinan cabang IPPNU Risda Umami yang hadir dalam acara ini mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan secara bergiliran tempatnya di Pimpinan Ranting.
Ia menilai kegiatan ini dikemas dengan apik dan menarik minat yang bisa melahirkan ide-ide atau gagasan-gagasan baru untuk perbaikan kualitas kader NU kedepan.
“Disamping nama yang unik, acara seperti ini menunjukkan bahwa perempuan itu bisa mandiri dan menunjukkan jatidiri perempuan serta keeksistensinya. Ini sangat kreatif, menarik, dan sangat inspiratif, ikatan emosional pengurus anak cabang akan terjalin melalui kegiatan ini” tandasnya.
Redaktur : Syaifulah Amin
Kontributor : Noviana UZ
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
Terkini
Lihat Semua