Sumenep, NU Online
Pengurus Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Lenteng, kehilangan salah satu penggerak organisasi. Selasa (13/3) siang, salah seorang pengurus Departemen Intelektual dan Kaderisasi meninggal dunia karena serangan penyakit paru-paru.
Hidayatullah (21) menghembuskan nafas terakhir pukul 15:10 dirumah kediamannya, Moncek Lenteng Sumenep, setelah sehari sebelumnya dirawat di RSUD Sumenep.
<>
Dokter memperkenankan bisa dibawa pulang karena telah relatif sembuh dan bisa dirawat jalan. Salah seorang temannya mengungkapkan, Dayat, panggilan akrabnya, sehat biasa sebelum meninggal.
"Sebelum meninggal tak ada tanda-tanda dia akan meninggalkan kita, karena dia tetap beraktifitas seperti orang sehat," cerita Hendri, Ketua IPNU Lenteng.
Prosesi pemakaman yang dilaksanakan malam harinya dihadiri puluhan kerabat dan teman. Tampak mengantarkan jenazah kepemakaman; Ketua IPNU Sumenep Syaiful Harir, Ketua IPNU Ambunten Madani, Ketua IPNU Bluto Hakiki, Ketua FKMSB Sumenep Anwar Nuris, Ketua AMPB Bluto Ach. Badrul Umum.
Mahasiswa semester IV Instika tersebut dimata kawan-kawannya dikenal dengan orang yang baik, ulet dan tidak mudah menyerah.
"Kami sangat kehilangan dengan meninggalkanya salah satu kader IPNU Sumenep yang cukup ulet dan baik," tutur Syaiful Harir.
Sementara Ketua IPNU Bluto, teman aktifisnya mengungkapkan, "Dayat orang yang tak mudah menyerah," kata Hakiki.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: M. Kamil Akhyari
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Seni Berlapang Dada di Tengah Ujian Kehidupan dari Imam al-Qusyairi
2
Khutbah Jumat: Menata Hati di Tengah Zaman Penuh Fitnah
3
Khutbah Jumat: Keutamaan Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh
4
Tiga Peserta Meninggal, Amnesty Minta Latsarmil Pengelola Kopdes Dihentikan
5
Harga Barang Naik, Rakyat Menjerit: Di Mana Letak Tawakal dan Kritik Kebijakan?
6
Khutbah Jumat: Mengambil Teladan Abdurrahman bin Auf dalam Membangun Bisnis yang Berkah
Terkini
Lihat Semua