Peringati HUT RI, Banser Probolinggo Bentuk Formasi Bendera 72
NU Online · Jumat, 18 Agustus 2017 | 03:03 WIB
Peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 yang digelar Pemkab Probolinggo di alun-alun Kota Kraksaan, Kamis (17/8) terasa sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada kesempatan ini juga dilakukan pembentangan bendera raksasa berukuran 25 x 6 meter di tengah alun-alun Kota Kraksaan.
Bendera ini dibentangkan oleh puluhan orang berseragam merah sambil mengibas-ngibaskan secara bergantian.
Tidak mau ketinggalan, ratusan personil Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Probolinggo membentuk formasi 72 dengan membawa bendera. Selama kegiatan, mereka dengan kompak menyanyikan beberapa lagu perjuangan.
Ketua GP Ansor Kabupaten Probolinggo Muchlis mengatakan, keterlibatan anggota Banser dalam pembentukan formasi 72 ini merupakan salah satu bukti bahwa pemuda Ansor sudah benar-benar berkomitmen jika NKRI adalah harga mati.
“Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuhkan jiwa-jiwa patriotisme di hati para anggota Banser dan GP Ansor di Kabupaten Probolinggo. Karena bagi pemuda Ansor dan Banser, NKRI harga mati. Kami bertekad untuk terus menjaga keutuhan NKRI dari orang-orang yang mau merusak dan menyimpang dari cita-cita pendiri negeri ini,” katanya.
Melalui kegiatan ini Muchlis mengharapkan agar para anggota Banser dan GP Ansor bisa turut ambil bagian dalam mengisi pembangunan melalui karya-karya nyata dan pemberdayaan ekonomi di kalangan pemuda.
“Pemuda itu adalah calon penerus pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Oleh karena itu, seorang pemuda harus memiliki tekad yang kuat serta rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa sehingga nantinya mampu menjadi seorang calon pemimpin yang handal dan profesional serta mampu menjaga keutuhan NKRI,” harapnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua