PMII Padang Jalin Silaturrahmi Dengan PMII Pariaman
NU Online · Senin, 27 Mei 2013 | 16:02 WIB
Pariaman, NU Online
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang bersilaturrahmi dan adakan diskusi terbatas dengan PMII Kota Pariaman, di Pantai Gandoriah Kota Pariaman, Ahad (26/5/2013). <>
Dari PMII Padang juga hadir kader dari Komisariat PMII Universitas Andalas, UNP dan IAIN Imam Bonjol Padang.
Ketua PMII Kota Pariaman Idris menyambut baik adanya kunjugan silaturrahmi PMII Padang. Ini merupakan langkah maju PMII di Sumbar yang menjalinkan silaturrahmi dan komunikasi antar cabang. Selama ini silaturrahmi dan komunikasi yang dibina melalui Mapaba, PKD dan kegiatan seremonial saja.
“Tapi dengan suasana di alam dan penuh keakraban, kegiatan amat bermanfaat bagi kader PMII di Pariaman maupun di Padang,” kata Idris.
Ketua PC PMII Padang Yosef Firman Susilo mengakui, PMII Kota Padang merupakan kader yang berasal dari berbagai daerah yang tengah menimba ilmu di bangku kuliah. Karenanya, silaturrahmi bagi PMII Kota Padang dengan PMII di luar Padang di Sumbar perlu diadakan.
“Sebagai mahasiswa yang merupakan kader bangsa, PMII sejak dini harus menjalin silaturrahmi, terutama di kalangan kader sendiri. Bagaimana mungkin mahasiswa bisa menjadi pemimpin kelak, jika tidak sejak dini terbangun silaturrahminya, “ kata Yosef.
Dikatakan Yosef, hanya dengan silaturrahmi inilah akan terbangun kekuatan dan menghilangkan jarak antara satu kader dengan kader PMII lain. Ke depan silaturrahmi ini terus ditingkatkan, baik cabang yang mengikutinya, maupun jumlah kader yang turut serta. Saat ini yang hadir sudah mencapai 80 orang. Pada silaturrahmi berikutnya kita berharap jumlahnya lebih banyak, kata Yosef.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Bagindo Armaidi Tanjung
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
5
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua