Sukoharjo, NU Online
Keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Sukoharjo, belum lama ini (8/5) mengadakan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-53 PMII yang dan Satu Dasawarsa PMII Sukoharjo.
<>
Acara yang dihadiri ratusan peserta baik pengurus, anggota, maupun para alumni tersebut diselenggarakan di Gedung Pertemuan Kantor Kelurahan Ngadirejo Kartasura Sukoharjo.
Dalam acara yang mengusung tema "Memperteguh Peran Strategis PMII Sebagai Social Mandatory Dalam Kepemimpinan Demokrasi" ini, ketua PMII Sukoharjo, Jampit Ludiro dalam suatu orasi kebangsaan, ia mengatakan dengan lebih dari usia emas, organisasi PMII dalam level nasional telah terbukti sebagai perangkai negeri dan penjaga NKRI.
“Itu bagian dari bukti PMII sebagai social mandatory,” kata Mahasiswa IAIN Surakarta itu.
“Sinergitas dan kolektifitas antara kader dan alumni, juga menjadi modal penting dalam menjaga ritme gerakan,” imbuh sang ketua.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pentas monolog “Kemerdekaan” karya Putu Wijaya. Di akhir peringatan Harlah PMII ini, diadakan pemberian kenang-kenangan dari pengurus cabang untuk para mantan ketua, mulai dari periode 1 sampai periode 7.
Redaktur : Mukafi Niam
Kontributor: Ajie Najmuddin
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
2
Khutbah Jumat: Pentingnya Menjaga Privasi Anak di Media Sosial
3
Gus Kikin Kenang Perjuangan Nyai Machfudhoh Aly Ubaid untuk NU
4
Syekh Yusuf al-Makassari: Sufi Nusantara yang Ubah Dzikir Jadi Gerakan Pembebasan
5
Kemenkes Tetapkan Tarif Cek Kesehatan Jamaah Haji, Tertinggi Rp1,3 Juta
6
Subsidi Haji dari APBN, MUI: Tak Pengaruhi Keabsahan Ibadah
Terkini
Lihat Semua