Pangkalpinang, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlathul Ulama (PWNU) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengadakan Pemberian Santunan kepada anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa, pada Sabtu mendatang, 19 Juli 2014, bertempat di Kantor sekretariat PWNU Kepulauan Bangka Belitung, Pangkalpinang.<>
Demikian dikatakan M. Harjuna, ketua panitia kegiatan disela-sela Bazar Ramadhan Pasar Murah Sembako, Senin, 14 Juli 2014. Sebanyak 100 anak-anak yatim piatu dan 100 orang kaum dhuafa di sekita Kota Pangkalpinang akan menerima santunan berupa uang dan paket lebaran.
“Kegiatan ini merupakan salah satu bukti kepedulian PWNU Kepulauan Bangka Belitung terhadap masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi sehingga dapat membantu meringankan beban hidup mereka,” ujar M. Harjuna yang juga mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Syeikh Abdurrahman Shiddik, Pangkalpinang.
“Pemberian santunan nanti akan diserahkan langsung oleh Ketua PWNU Kepulauan Bangka Belitung Haji Agus Erwin, dan dihadiri para habaib, pengurus ranting dan cabang diwilayah Pulau Bangka,” lanjutnya.
Salah seorang pengurus PWNU Kepulauan Bangka Belitung, Drs. Ruslan, mengatakan bahwa pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Ramadhan PWNU Kepulauan Bangka Belitung tahun 1435 Hijriyah.
Kegiatan lainnya adalah Bazar Ramadhan berupa pasar murah sembako yang telah dimulai pada tanggal 04 Juli 2014 lalu, dan rangkaian kegiatan tersebut akan ditutup pada tanggal 27 Juli 2014 nanti atau satu hari sebelum hari raya Idul Fitri.
“Sembako yang dijual disini harganya jauh lebih murah dari harga dipasaran, seperti gandum satu kgnya Rp 9000,-, minyak goreng merk fortune satu liter Rp 11.500,-, satu lusin mie instant Rp 9.000,-, gula pasir satu kilo Rp 10.500,-, dan beras pulen 5 kg dijual Rp 44.000,” kata Drs. Ruslan. (Hardi Alqadry/Anam)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua